Selama PPKM Darurat, Pusat Perbelanjaan Layani Delivery & Take Away

managemen sejumlah mall di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, menurunkan jumlah pengunjung hingga lebih dari 90 persen.

Editor: Geafry Necolsen
TRIBUNKALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Managemen sejumlah mall di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, menurunkan jumlah pengunjung hingga lebih dari 90 persen. 

Selama PPKM Darurat, Pusat Perbelanjaan Layani Delivery & Take Away

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penutupan pusat perbelanjaan imbas dari PPKM Darurat, diakui managemen sejumlah mall di Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, menurunkan jumlah pengunjung hingga lebih dari 90 persen.

Seperti yang telah diberitakan, dalam rangka pemberhentian sementara operasional mall ini.

Sektor esensial seperti supermarket dan toko obat masih diizinkan beroperasi.

Sedangkan khusus untuk sektor FnB, pihak managemet mall memberlakukan sistem take away dan melarang adanya pengunjung yang melakukan dine in.

Menurut Public Relation Plaza Balikpapan Mall, Berka Sasongko, pihaknya memberlakukan sistem delivery bagi sektor non-esensial seperti Max Fashion.

Saat ini tenant yang masih diizinkan membuka gerai hanya Guardian dan Famers Market.

Sedangkan untuk sektor non-esensial lainnya, sebanyak 60 persen beroperasi secara daring.

"Baik dengan sistem take away atau delivery," jelasnya.

Mengandalkan WhatsApp

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved