Benarkah Jus Jambu Bisa Mengatasi DBD? Begini Penjelasan Dokter

Jus jambu ini seperti hal wajib yang perlu dibawa pada saat menjenguk keluarga atau kerabat yang menjadi penderita DBD.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Jus jambu ini seperti hal wajib yang perlu dibawa pada saat menjenguk keluarga atau kerabat yang menjadi penderita DBD. 

Benarkah Jus Jambu Bisa Mengatasi DBD? Begini Penjelasan Dokter

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Salah satu penyakit yang banyak dialami pada saat musim hujan adalah DBD atau Demam Berdarah Deangue.

Penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini banyak terjadi karena pada musim hujan banyak genangan air tempat nyamuk bersarang.

Tak jarang penyakit DBD ini meyerang pada musim hujan, dan salah satu solusi yang biasanya ditawarkan adalah dengan banyak mengonsumsi jus jambu.

Jus jambu ini seperti hal wajib yang perlu dibawa pada saat menjenguk keluarga atau kerabat yang menjadi penderita DBD.

Namun, apakah teori jus jambu bisa menyebuhkan DBD adalah fakta? Atau hanya mitos yang berkembang dalam masyarakat?

Dr. Santi dari Medical Centre Kompas Gramedia memiliki jawaban lengkap atas pertanyaan tersebut.

“Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa memang jus jambu bagus untuk menaikkan trombosit, namun beberapa juga menyatakan bahwa yang bagus bukan buahnya tapi daunnya. Jadi, daunnya direbus, lalu airnya diminum,” jelas dr. Santi.

Namun, terlepas mitos atau fakta, dr. Santi menjelaskan bahwa jus jambu adalah minuman yang baik dikonsumsi bagi penderita penyakit DBD.

 

Mengapa demikian? Karena pada jus jambu terdapat kalori, gula, kalsium, vitamin C, vitamin K, zinc, mineral, dan macam-macam kandungan lain yang mendukung dan mempercepat proses penyembuhan si penderita DBD.

Di sisi lain, rasa jus jambu yang cenderung enak juga lebih mudah bagi penderita untuk menerima atau mengonsumsi minuman tersebut.

Gigitan nyamuk
Gigitan nyamuk (net)

Karena penderita DBD cenderung merasakan rasa pahit pada lidahnya, sehingga menjadi sulit untuk mengonsumsi air putih biasa, maka alternatifnya adalah jus jambu.

Dr. Santi menyatakan bahwa jus jambu ini bisa diganti dengan minuman lain jika memang sang pasien tidak suka.

“Ganti aja sama yang lain asal memenuhi asupan cairan yang memang harus banyak. Kalau dia sukanya air kelapa ya kasih saja, bagus juga karena mengandung elektrolit, gula, dan cairan,” tambah dr. Santi.

Pihaknya menegaskan tidak peduli apa pun jenis buah atau sayurnya, yang penting penderita DBD harus mengonsumsi cairan dalam jumlah yang banyak.

“Jadi jus jambu ya bagus-bagus saja buat penderita DBD, tapi yang penting adalah bentuk cairannya bukan jenis buahnya. Jadi buah atau cairan apapun boleh dan bagus,” tutup dr. Santi.

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved