Tiga Daerah di Jogja Menerapkan PPKM Darurat Level 4

Pemerintah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli 2021

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Ilustrasi. Suasana Jalan Malioboro. Pemerintah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 20 Juli 2021 

Tiga Daerah di Jogja Menerapkan PPKM Darurat Level 4

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta menerapkan kebijakan Pemberlakuan Pengetatan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai 3 sampai 20 Juli 2021.

Terdapat tiga daerah berstatus level 4 berdasarkan ketentuan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Ketiga daerah tersebut yakni, Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, dan Kota Yogyakarta.

Sedangkan Kabupaten Gunungkidul dan Kulon Progo berstatus level 3.

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, tingkat level menunjukkan warna di setiap-setiap daerah.

Ia menjabarkan, level 1 adalah zona hijau, level 2 zona kuning, level 3 oranye, dan level 4 merah.

"Jadi itu bisa disamakan pengertiannya dengan level 3 itu oranye dan level 4 itu merah," katanya.

Aji mengatakan, indikator yang digunakan untuk menentukan daerah masuk di sebuah level sama dengan penentuan zona risiko penularan Covid-19.

Dia berharap, seluruh kepala daerah menerapkan PPKM darurat dengan konsisten dan konsekuen.

"Semua pihak bukan hanya gubernur, bupati tapi pihak lain harus serius betul namanya PPKM Darurat kalau tidak dilakukan secara konsiten dan konsekuen oleh semua itu tidak ada artinya," katanya.

Aji mencontohkan, Kota Yogyakarta melaksanakan PPKM Darurat tapi Kabupaten Bantul tidak melaksanakan maka tidak akan berjalan baik kebijakan ini. 

"Itu cerminan bahwa Pak Luhut dapat pesan dari Pak Presiden supaya ini konsisten dan konsekuen," tegasnya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved