Anak Suka Bermain di Luar Ruangan, Ini yang Harus Diperhatikan Orangtua

Saat periode ini, sebagian besar orangtua pasti tidak mau si Kecil terkena kuman atau bakteri ketika bermain kotor-kotoran.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Anak bermain. Saat periode ini, sebagian besar orangtua pasti tidak mau si Kecil terkena kuman atau bakteri ketika bermain kotor-kotoran. 

Anak Suka Bermain di Luar Ruangan, Ini yang Harus Diperhatikan Orangtua

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Si Kecil akan mulai bergerak aktif apabila sudah bisa merangkak pada usia 9-12 bulan.

Saat periode ini, sebagian besar orangtua pasti tidak mau si Kecil terkena kuman atau bakteri ketika bermain kotor-kotoran.

Namun, Ibu tidak perlu melarang si Kecil apabila bermain di luar ruangan meski menyebabkan mereka kotor.

Hal yang lebih penting diperhatikan adalah mengetahui bagaimana cara menjaga si Kecil agar tetap sehat dan aman. Berikut beberapa tips menjaga kesehatan anak yang perlu Ibu ketahui.

Tips menjaga kesehatan anak dengan mengerti cara kerja kuman

Orangtua pasti dipusingkan dengan kuman yang dengan mudah dapat menyerang si Kecil. Wajar saja, karena kuman dapat menyebabkan penyakit serius yang berbahaya bagi si kecil.

Namun, Ibu perlu mengerti dan sadar bahwa si Kecil memiliki sistem imun atau daya tahan tubuh yang kuat, mungkin lebih kuat dari yang Ibu pikir.

Paparan kuman merupakan bagian dari tumbuh kembang. Menjaga si Kecil tidak senantiasa harus benar-benar menjauhkan si Kecil dari kuman.

Bahkan sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa si Kecil yang terpapar kuman di awal kehidupan akan lebih tahan terhadap serangan penyakit, seperti alergi dan asma di masa yang akan datang.

Daripada terlalu khawatir akan paparan kuman, sebaiknya Ibu melakukan tindakan pencegahan sederhana. Kuman paling sering menyebar melalui sentuhan sehingga sulit untuk menghindarinya.

Namun, Ibu dapat mengurangi tingkat penyebarannya dengan sering mencuci tangan. Orangtua dan si Kecil sama-sama harus menerapkan kebiasaan ini untuk mencegah penyebarannya.

Setelah si Kecil bermain pasir atau melakukan aktivitas di luar ruangan, ajak untuk mencuci tangan bersama.

Dengan demikian, Ibu dapat mengurangi risiko si Kecil mengalami penyakit atau infeksi akibat kuman.

Memandikan si Kecil lebih sering dari sebelumnya

Ketika menginjak usia 6 sampai 12 bulan, si Kecil mulai banyak bergerak dan dapat mulai mengonsumsi makanan padat. 

Masa ini merupakan tantangan bagi orangtua dalam menjaga si Kecil. Kedua aktivitas tersebut dapat dengan mudah membuat si Kecil kotor.

Sebelum menginjak usia ini, si Kecil memang disarankan untuk tidak terlalu sering mandi. Namun, dengan jumlah aktivitas yang bertambah, Ibu perlu mulai memandikan si Kecil lebih sering.

Menjaga kesehatan si Kecil dengan memandikannya ini perlu dilakukan dengan menggunakan sabun berformula ringan, khusus untuk si Kecil yang masih berusia di bawah satu tahun.

Sabun khusus untuk bayi memiliki kandungan yang lebih aman dan tidak akan mengiritasi kulit.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved