Rute Penerbangan Paling Berbahaya di Dunia, Indonesia Salah Satunya

Meski kecanggihan teknologi penerbangan sudah sangat menjamin keamanan penumpang pesawat, tapi pada dasarnya tidak ada perjalanan yang 100 persen aman

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Meski kecanggihan teknologi penerbangan sudah sangat menjamin keamanan penumpang pesawat, tapi pada dasarnya tidak ada perjalanan yang 100 persen aman. 

Seperti diketahui, sampai detik ini, Suriah masih mengalami gejolak perang saudara yang telah merenggut banyak nyawa. Kondisi peperangan ini membuat sejumlah penerbangan melintasi negara di Timur Tengah ini menjadi tidak aman.

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) bahkan sempat mengeluarkan peringatan kepada warganya untuk tidak bepergian ke Suriah.

6. Rute ke beberapa negara pecahan Uni Soviet

 

 

Jalur penerbangan di beberapa negara pecahan Uni Soviet memang dikenal berbahaya bagi sebagian besar maskapai penerbangan di seluruh dunia.

Salah satu alasan mengapa rute ini berbahaya adalah adanya teknologi keselamatan penerbangan yang tidak aman. Beberapa pihak bahkan menyebut jika negara-negara pecahan Uni Soviet ini menggunakan teknologi lama untuk penerbangan mereka.

Kasus jatuhnya pesawat malaysia MH17 di Ukraina karena Perang Donbass juga menjadi peringatan penting akan rawannya penerbangan di daerah tersebut.

Uni Eropa bahkan sempat melarang maskapainya untuk terbang di sepanjang wilayah Kazakhstan. Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) juga melakukan hal serupa terhadap beberapa penerbangan di Georgia.

Sebagai informasi, negara-negara pecahan Uni Soviet ini tergabung dalam Commonwealth of Independent States (CIS). Mereka adalah Azerbaijan, Armenia, Belarus, Georgia, Kazakhstan, Kirgistan, Moldova, Rusia, Turkmenistan, Uzbekistan, dan Ukraina.

7. Beberapa rute penerbangan Eropa-Afrika

Uni Eropa menganggap bahwa beberapa penerbangan rute Afrika-Eropa menggunakan maskapai penerbangan tertentu dari negara-negara Afrika terlalu berbahaya.

Jalur penerbangan paling berbahaya di Afrika mencakup beberapa negara yang mendapat kritik tajam karena kurangnya peraturan keselamatan, seperti Angola, Eritrea, Kongo, Sierra Leone, dan Sudan.

Beberapa faktor yang membuat penerbangan di sejumlah negara di Benua Afrika berbahaya adalah banyaknya human error dan pengawasan keselamatan yang masih minim.

Hal tersebut tidak mencakup jalur dan maskapai penerbangan Mesir serta Afrika Selatan. Kedua negara ini dinilai memiliki keamanan penerbangan yang mumpuni dan lebih diterima di komunitas lalu lintas udara global.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved