Tidak Semua Jenis Kopi Menyehatkan, Pilih Kopi yang Cocok Untukmu

Ahli gizi yang berbasis di AS, Max Lugavere baru-baru mengungkapkan, bahwa tidak semua minuman berbasis kopi punya efek yang sama dalam hal kesehatan.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Ahli gizi yang berbasis di AS, Max Lugavere baru-baru mengungkapkan, bahwa tidak semua minuman berbasis kopi punya efek yang sama dalam hal kesehatan. 

Tidak Semua Jenis Kopi Menyehatkan, Pilih Kopi yang Cocok Untukmu

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Kopi adalah salah satu minuman paling populer di dunia. Populasi manusia saat ini membuat konsumsi kopi melewati sekitar 10 juta ton setiap tahun.

Selama ini, kita memuja berbagai manfaat baik kafein bagi tubuh. Tapi, tahukah kamu bila pilihan kopi bisa memengaruhi hidup kita?

Ahli gizi yang berbasis di AS, Max Lugavere baru-baru mengungkapkan, bahwa tidak semua minuman berbasis kopi punya efek yang sama dalam hal kesehatan.

Minuman kopi dingin seperti frappuccino dikemas dengan gula dan lemak dalam jumlah banyak. Sebagai contoh, Starbucks Ultra Caramel Frappuccino misalnya.

Baca juga: Menambahkan Krimer Pada Kopi Bisa Merusak Diet? Ini Faktanya

Baca juga: Minum Kopi Pakai Gelas Kertas, Ini Bahaya yang Bakal Mengintaimu

Minuman uber-sweet versi 350 ml mengandung 350 kalori, 44 gram gula, dan 17 gram lemak.

Ketika American Heart Association mengatakan asupan gula harian yang disarankan untuk rata-rata pria harus 37,5 gram gula, kamu dapat langsung melihat berbagai masalah akan muncul dengan konsumsi minuman manis yang berlebihan.

Ilustrasi: Barista menyeduh kopi
Ilustrasi: Barista menyeduh kopi (Cirquee)

Solusinya?

Max mengatakan, semua yang perlu kamu lakukan adalah mengganti pesananmu ke es long black biasa.

Tidak hanya mengandung nol kalori, tetapi itu juga berarti kamu mendapatkan lebih banyak kopi dan akan mendapat lebih banyak manfaat kesehatan.

Hal ini merujuk pada studi tahun 2017 oleh Park dan kawan-kawan yang melakukan studi pada berbagai latar belakang etnis dan usia -

bahwa mereka yang mengonsumsi secangkir kopi dalam sehari (termasuk kopi tanpa kafein) memiliki kemungkinan 12 persen lebih rendah untuk meninggal karena penyakit jantung, kanker, stroke, diabetes

Baca juga: Minum Kopi Pakai Gelas Kertas, Ini Bahaya yang Bakal Mengintaimu

Baca juga: Kebiasaan Minum Kopi Pagi Hari, Membuatmu Kecanduan Kafein

serta pernapasan dan sakit ginjal selama 16 tahun, dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi sama sekali.

Selain itu, penelitian lain yang dilakukan pada sekelompok besar peserta multietnis menemukan, mengonsumsi kopi secara teratur dapat mengurangi risiko tertular sirosis hati.

Sementara penelitian lain ketiga menemukan, peningkatan konsumsi kopi dapat meningkatkan kesejahteraan mental seseorang, dan karenanya mengurangi risiko bunuh diri.

Dan bagi mereka yang suka mengonsumsi sedikit kopi di siang hari, risiko kematiannya lebiih rendah 18 persen dibanding orang yang minum 2-3 gelas.

Kini sebelum kamu memesan kopi favoritmu di kedai langganan, pikirkanlah kembali menu kopi yang sehat untuk tubuhmu.

Karena tentu tubuh akan lebih berterimakasih bila kamu memesan kopi hitam ketimbang harus memesan es mocha frappuccino dengan krim ekstra.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved