Tinggalkan Kebiasaan Makan Sambil Nonton TV, Ini Alasannya

Ngemil sembari menonton film kesayangan memang sangat menyenangkan. Namun, jika dilakukan terlalu sering tentu berbahaya bagi tubuh.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Ngemil sembari menonton film kesayangan memang sangat menyenangkan. Namun, jika dilakukan terlalu sering tentu berbahaya bagi tubuh. 

Tinggalkan Kebiasaan Makan Sambil Nonton TV, Ini Alasannya

TRIBUNKALTIM.CO - Ngemil sembari menonton film kesayangan memang sangat menyenangkan. Namun, jika dilakukan terlalu sering tentu berbahaya bagi tubuh.

Melansir dari Cleveland Clinic, psikolog Susan Albers juga mengatakan hal demikian. Menurutnya, tak masalah jika kita terkadang menonton televisi sembari ngemil atau makan.

Namun jika kita selalu melakukannya, maka hal itu akan menjadi kebiasaan yang tak sehat.

"Tidak masalah jika kadang-kadang kita ngemil atau makan sambil nonton acara film favorit tetapi ketika itu menjadi pola yang berulang, maka itu menjadi pola yang tidak sehat," ucap psikolog Susan Albers.

AgarTetap Sehat, Seberapa Sering Kita Harus Mandi?

Kurangi Kadar Gula Darah, Lidah Buaya Masih Punya Banyak Manfaat Lainnya

Ternyata, Buah Semangka Bisa Meningkatkan Kesehatan Jantung

Menurutnya, kita cenderung makan lebih banyak tanpa berpikir saat menonton televisi. "Kita juga cenderung tidak menikmatinya dan tak menyadari porsi yang telah kita lahap," ucapnya.

Hal ini membuat makanan yang kita santap terasa kurang memuaskan sehingga kita sulit merasa kenyang. Inilah yang membuat berat badan bertambah dan berujung pada obesitas.

Makan sambil ngemil
Makan sambil ngemil (Shutterstock)

Penelitian juga menunjukkan kita cenderung makan lebih banyak ketika kita terdistraksi atau terganggu. "Saya pikir makan sambil menonton televisi juga memperpanjang periode waktu yang kita makan," tambah Dr. Albers.

"Jika film yang ditonton berdurasi panjang, kita mungkin terus makan sepanjang film tersebut diputar," tambahnya.

Harganya Murah, Tahu Punya Kaya Manfaat Buat Kesehatan

Mobil Ditinggal Liburan, Perlu Cabut Aki atau Tidak?

Tren Wisatawan Indonesia Pilih Maskapai Penerbangan

Ubah caranya Jika sudah begini, kita harus segera mengubah perilaku tersebut. Tapi, bagaimana cara mengatasinya?

Sumber: Kompas.com

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved