Berikut Syarat Penerbangan untuk Ibu Hamil, Ini yang Harus Dipersiapkan

Sebelum Ibu merencanakan bepergian, pastikan dengan dokter apakah kondisi kehamilan Ibu aman untuk perjalanan dengan pesawat.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Sebelum Ibu merencanakan bepergian, pastikan dengan dokter apakah kondisi kehamilan Ibu aman untuk perjalanan dengan pesawat. 

Berikut Syarat Penerbangan untuk Ibu Hamil, Ini yang Harus Dipersiapkan

TRIBUNKALTIM.CO - Sebelum Ibu merencanakan bepergian, pastikan dengan dokter apakah kondisi kehamilan Ibu aman untuk perjalanan dengan pesawat.

Secara garis besar, usia kehamilan yang paling aman untuk berpergian adalah di trimester kedua, selama Ibu tidak mengalami adanya komplikasi.

Cari informasi yang Ibu perlukan, karena setiap layanan penerbangan memiliki peraturan yang berbeda-beda dalam mengakomodasi penumpang yang sedang hamil.

Baca juga: Syarat Traveling Akhir Tahun 2020 dan Estimasi Biaya Test Covid-19

Baca juga: Manfaatkan Libur untuk Program Kehamilan, Cek Masa Suburmu 

Berikut tips dari Tim Ahli Nutriclub agar Ibu dapat naik pesawat dengan aman.

Sebelum Penerbangan
1. Diskusikan segala potensi risiko yang bisa terjadi dengan dokter Ibu. Sebagai contoh, ibu hamil yang memiliki kehamilan ganda (kembar) umumnya tidak disarankan untuk berpergian.

2. Perhatikan bahwa menaiki pesawat di 6 minggu terakhir kehamilan dapat memicu terjadinya kelahiran prematur.

3. Perhatikan layanan penerbangan yang Ibu gunakan, karena beberapa layanan penerbangan tidak mengijinkan wanita dengan usia kehamilan di atas 35 minggu untuk terbang sama sekali, atau membutuhkan surat dokter.

4. Aturlah dengan layanan penerbangan agar Ibu mendapatkan kursi di dekat pintu keluar untuk ruang gerak lebih besar.

5. Pertimbangkan untuk memilih bangku di bagian dekat jalur berjalan sehingga lebih mudah untuk Ibu pergi ke toilet.

6. Mintalah surat dokter untuk perijinan dan tandatangani bersama dengan layanan penerbangan yang Ibu gunakan.

"Gerakkan kaki atau jalan kecil saat bepergian menggunakan pesawat agar sirkulasi darah tetap lancar dan mencegah kaki bengkak" kata dr. Jimmy Panji, SpOG

Saat Penerbangan
1. Gunakan kaus kaki untuk mengurangi Deep Venous Thrombosit (DVI), ini adalah suatu kondisi medis umum di mana pembekuan darah terbentuk di salah satu pembuluh darah besar, biasanya di tungkai bawah, mengarah ke pemblokiran sirkulasi baik sebagian atau seluruhnya.

2. Minum air lebih banyak, dan kurangi kopi dan teh.

3. Berjalanlah sesekali agar peredaran darah Ibu lebih lancar.

4. Gerakkan kaki Ibu sesering mungkin saat Ibu sedang duduk di kursi pesawat.

5. Mintalah bantuan dari pramugari untuk membantu membawa barang-barang bawaan Ibu.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved