Sejak Kapan Popcorn Jadi Camilan 'Wajib' Nonton Film di Bioskop?

bagaimana sejarahnya popcorn dan aneka camilan lain bisa jadi bagian tak terpisahkan dari bioskop?

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Bagaimana sejarahnya popcorn dan aneka camilan lain bisa jadi bagian tak terpisahkan dari bioskop? 

Gedung bioskop mewah dengan lorong-lorong dari marmer, lampu gantung kristal, ruang biliar, bahkan ruang penitipan anak.

Bioskop jenis ini tidak mengizinkan para penonton makan di dalam bioskop karena dianggap berantakan dan mengganggu.

Baca juga: Fakta Tentang Kue Ulang Tahun, Dari Mana Tradisi Ini Berasal?

Namun para pengunjung saat itu mengabaikan aturan tersebut dan tetap menyelundupkan aneka camilan. 

Beberapa merek camilan klasik Amerika Serikat yang sering diabwa ke Bioskop adalah cokelat Baby Ruth, Goobers, Milk Duds, Raisinets, Bob White, Twizzlers, dan Classic Raspberry Vines.

Masa Depresi Besar

Memasuki masa Depresi Besar (The Great Depression) pada 1929 banyak masyarakat Amerika Serikat saat itu mengalami kesulitan ekonomi.

Para pemilik bioskop pun memerlukan pemasukan yang lebih besar untuk tetap bertahan.

Artinya, mereka tak bisa lagi mengabaikan kegiatan penyelundupan makanan dan minuman oleh para pengunjung.

Maka dari itu mereka mulai memasang dispenser permen untuk para pengunjung. Mereka juga mulai menjual tempat untuk para vendor yang dahulu biasa berkeliling area bioskop.

Perlahan tapi pasti, bioskop-bioskop pun mulai memasukkan outlet camilan dalam desain bangunan mereka.

Saat itu popcorn mulai naik daun. Ia menggantikan popularitas permen semenjak mesin pembuat popcorn pertama diciptakan oleh orang Chicago bernama Charles Cretors pada  1885.

Baca juga: Sejarah Jam Weker, Dari Alarm Alam hingga Penemuan Jam Mekanis

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved