Mengenal Berbagai Jenis Pisau Dapur dan Kegunaannya

Berikut adalah lima jenis pisau yang sebaiknya dimiliki oleh koki rumahan, seperti dikutip dari Epicurious.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Pisau untuk memasak memiliki beragam jenis. Dengan menggunakan pisau yang tepat, kita akan menghasilkan potongan yang baik dan benar 

Mengenal Berbagai Jenis Pisau Dapur dan Kegunaannya

TRIBUNKALTIM.CO — Pisau menjadi salah satu alat yang penting yang harus ada di dapur. Dengan menggunakan pisau yang tepat, kita akan menghasilkan potongan yang baik dan benar, serta tidak kehilangan tekstur dan rasa dari makanan.

Pisau untuk memasak memiliki beragam jenis. Namun menurut Brendan McDermott, instruktur koki dan pakar keterampilan pisau di Institut Pendidikan Kuliner New York, kamu harus membekali diri dengan pisau yang tepat untuk memasak dengan baik.

Berikut adalah lima jenis pisau yang sebaiknya dimiliki oleh koki rumahan, seperti dikutip dari Epicurious.

1. Pisau koki atau chef knife

Pisau koki klasik adalah pisau terpenting dalam koleksi. McDermott merekomendasikan pisau koki berukuran 20 cm sampai 25 cm, yang ia akui mungkin sedikit lebih panjang daripada yang dirasa nyaman bagi kebanyakan orang.

Namun, tepi yang lebih panjang membuat pisau lebih fleksibel dan efisien. Menurut McDermott, semakin panjang mata pisau dari pisau yang kamu pakai, maka akan semakin aman untuk digunakan mengiris.

Kegunaan

“Pisau koki adalah alat bantu untuk lebih dari 90 persen tugas dapur sehari-hari,” kata McDermott, termasuk sebagian besar mengiris dan memotong buah-buahan, sayuran, daging, dan ikan.

Dan meskipun pisau koki mungkin menjadi "raja dapur", pisau itu tidak boleh digunakan untuk memotong unggas dan untuk membuat lubang dalam kaleng.

Lebar dari mata pisau chef knife membuatnya lebih berat untuk tugas-tugas itu. Sebaiknya gunakan pisau yang lebih kecil untuk melakukannya.

2. Pisau pengupas

Pisau pengupas akan mengerjakan hal-hal yang tak bisa dikerjakan oleh chef knife.

“Karena rata-rata mata pisau pengupas berukuran sekitar 9 cm, ini adalah alat yang hebat untuk bahan makanan apa pun yang membutuhkan perhatian terhadap detail,” kata McDermott.

Kegunaan

Pisau ini merupakan pilihan terbaik untuk mengiris item yang terlalu kecil untuk pisau berukuran 20-25 cm, seperti menyincang bawang putih, mengupas stroberi, atau mengupas buah dan sayuran.

Hindari menggunakan pisau pengupas untuk memotong sayuran yang sangat keras, seperti wortel atau akar seledri.

Pisau yang lebih kecil ini tidak memiliki bobot yang cukup untuk mengiris makanan dengan mudah, sehingga kamu harus meningkatkan tekanan dan mengencangkan cengkeraman saat memotong.

Untuk itu gunakan pisau sesuai dengan fungsinya agar terhindar dari bahaya.

3. Pisau Bergerigi

Pisau bergerigi paling sering dikaitkan dengan mengiris roti, itulah sebabnya pisau ini juga disebut pisau roti. Tetapi menurut McDermott, pisau bergigi dapat melakukan hampir semua pekerjaan yang tidak cocok dengan pisau lurus dari pisau koki.

Kegunaan

Pisau bergerigi, dengan panjang mata pisau rata-rata 15 cm, sangat berguna untuk bahan makanan dengan permukaan yang licin, seperti tomat, nanas, semangka, jeruk, dan paprika. Pisau ini juga bagus untuk memotong kue yang berlapis.

Pisau bergerigi sebaiknya hanya digunakan untuk mengiris, bukan memotong makanan. Untuk menggunakan pisau ini, lakukan gerakan menggergaji.

Gerakan ini memungkinkan gigi di sepanjang mata pisau untuk mencengkeram dan memotong bahan, itulah sebabnya pisau bergerigi tidak boleh digunakan untuk mengiris benda yang lebih kecil seperti herba segar, bawang putih, atau buah beri.

4. Pisau boning

Sesuai dengan namanya, boning knife adalah mata pisau terbaik untuk memotong atau membuat melepaskan tulang ikan, daging, atau unggas dengan ukuran berapa pun, baik ikan kecil hingga daging.

"Kebanyakan pisau dirancang untuk memotong garis lurus," kata McDermott. "Tapi bila menyangkut apa pun dengan tulang rusuk dan persendian, tidak ada yang namanya garis lurus di tubuh, jadi kamu membutuhkan pisau yang bisa bisa bergerak dan lentur,” imbuhnya.

Pisau tulang tidak boleh digunakan untuk memotong tulang, melainkan untuk melepaskan tulang dari dagingya atau untuk fillet. Pisau boning yang baik akan memiliki fleksibilitas dan akan memudahkan kamu memisahkan daging dari tulang serta mengiris melalui persendian dan tulang rawan.

5. Pengasah

Alat ini harus kamu miliki untuk mempertahankan ketajaman mata pisau.

“Asah baja kemungkinan merupakan alat terpenting kedua di dapur setelah pisau koki (yang wajib dimiliki),” kata McDermott.

 

Cara menggunakannya pun mudah, yakni kamu tinggal menggerakkan mata pisau satu arah, ke arah atas pada batang pengasah baja.

Pisau harus diasah setiap kali akan menggunakannya, tetapi karena ini tidak benar-benar akan mengasah mata pisaumu, McDermott menyarankan juru masak rumahan mengasah pisau secara profesional setahun sekali.

Asah baja dapat digunakan dengan pisau bersisi lurus, seperti pisau koki atau pisau pengupas, tetapi tidak boleh digunakan pada pisau bergerigi.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved