Pakai Masker Berjam-jam, Ini Tipsnya Agar Tetap Nyaman

masyarakat harus mengambil tindakan secepat mungkin untuk "smart masking", atau memakai masker secara cerdas.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Masyarakat harus mengambil tindakan secepat mungkin untuk "smart masking", atau memakai masker secara cerdas. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sepanjang tahun lalu masyarakat dunia hidup dengan mengadaptasi kebiasaan baru, yaitu menjaga jarak sosial, mencuci tangan, dan memakai masker wajah setiap berada di luar rumah.

Namun, pada prakteknya banyak dari kita sulit memakai masker dalam waktu lama. Hal ini antara lain karena pemilihan masker yang tidak tepat.

Pakar kesehatan sepakat, penggunaan masker wajah adalah respons terbaik pemerintah dalam menghadapi Covid-19.

Salah satunya dikemukakan Nathan Grills, associate professor bidang kesehatan masyarakat di Universitas Melbourne.

Grills mengatakan, masyarakat harus mengambil tindakan secepat mungkin untuk "smart masking", atau memakai masker secara cerdas.

Karena keseharian kita saat ini tidak dapat lepas dari masker wajah, ada baiknya mengetahui cara memakai masker selama berjam-jam dengan nyaman, melansir The Sydney Morning Herald.

1. Istirahat secara berkala

Grills mengatakan, pekerja yang diwajibkan memakai masker harus beristirahat secara teratur di ruangan terbuka, di mana pekerja juga dapat melepas maskernya.

Namun, usahakan agar kita tidak selalu menyentuh masker wajah. Lepas masker dengan menyentuh pengait telinga dan memasukkannya ke dalam kantung plastik kecil apabila tidak digunakan.

2. Menjaga kenyamanan telinga

Memakai masker dengan tali tipis di telinga memang bukan masalah jika kita hanya pergi berbelanja kebutuhan rumah tangga sesaat lalu pulang ke rumah.

Namun, jika kita ingin memakai masker dalam waktu lama, cari masker yang memiliki pengait telinga yang lembut dan dapat disesuaikan.

Loop atau pengait telinga yang tidak nyaman akan membuat kita mengubah posisi kepala dan leher yang dapat memengaruhi postur tubuh.

3. Pakailah dengan benar

Pakai masker dengan benar. Itu artinya, apa yang melindungi mulut kita adalah masker, bukan bandana atau syal.

Penggunaan face shield berbahan plastik dianjurkan, selama kita juga memakai masker wajah untuk menutup mulut dan hidung.

4. Pilih kain berpori (breathable)

Untuk masker berbahan kain, perhatikan kepadatan kainnya. Sebab, benang yang lebih tebal membuat wajah kita gerah, apalagi kalau kita memakai masker saat cuaca panas.

Masker berbahan sutra yang bisa dicuci adalah opsi yang dapat dipertimbangkan.

"Masker terbaik adalah masker yang membuat kita lupa bahwa kita memakainya," sebut Eden Hannon, Global Marketing Manager label denim, Neuw Denim.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved