Perhatikan Cara Memanaskan Makanan, Cegah Masalah Kesehatan Saat Lebaran

Penelitian menunjukkan, dalam satu bulan pasca-lebaran biasanya masalah kesehatan mulai kembali muncul.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Penelitian menunjukkan, dalam satu bulan pasca-lebaran biasanya masalah kesehatan mulai kembali muncul. 

TRIBUNKALTIM.CO - Perayaan Idul Fitri atau lebaran sebentar lagi tiba. Namun kita perlu berhati-hati dengan potensi masalah kesehatan yang mungkin terjadi saat-lebaran.

Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastro Entero Hepatologi, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp-PD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP mengatakan, salah satu pemicu masalah adalah konsumsi makanan lebaran.

Sebab, -ia mencontohkan, proses pemanasan masakan seperti gulai atau rendang bisa membuat kandungan garam di dalam masakan semakin tinggi dan kolesterolnya meningkat.

Baca juga: Atur Ulang Ruang Tamu Sebelum Open House Lebaran

"Oleh karena itu harus menjadi perhatian oleh masyarakat," kata Ari dalam Live Instagram bertajuk Antisipasi Penyakit Pasca-Lebaran, Senin (25/5/2020) kemarin.

Ari menambahkan, sejumlah penelitian di luar negeri, dan dilakukan oleh pihaknya menunjukkan, puasa Ramadhan mampu memperbaiki kualitas kesehatan seseorang.

Mulai dari kadar kolesterol (LDL) yang menurun, gula darah, dan tekanan darah lebih terkontrol, stres berkurang, dan lainnya.

Beberapa penyebabnya antara lain karena keteraturan pola makan, pengurangan asupan makanan, dan pengendalian diri.

Namun, penelitian juga menunjukkan, dalam satu bulan pasca-lebaran biasanya masalah kesehatan mulai kembali muncul.

Baca juga: Cara Menolak Kunjungan Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19

Hal ini perlu diwaspadai meskipun lebaran tahun ini tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya, dan cenderung lebih banyak dihabiskan di rumah.

Apalagi, makanan yang biasa tersaji saat lebaran cenderung mengandung gula, garam, dan lemak yang tinggi.

Seperti masakan dengan jeroan,makanan bersantan, kue tinggi gula, daging-dagingan, dan lainnya.

Beberapa masalah kesehatan yang perlu diwaspadai, antara lain:

- Gerd yang kembali kambuh.

- Kenaikan berat badan.

- Peningkatan asam urat.

- Peningkatan kadar kolesterol.

- Buang air besar tidak lancar.

- Stres, dan lainnya.

"Saya melihat kemungkinan konsumsi makanan berlebihan tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi tetap kita harus waspada," ujar dia.

Baca juga: Pandemi, Mungkinkah Tak Terima Tamu Saat Lebaran?

Pencegahan

Demi mencegah munculnya masalah-masalah kesehatan pasca-lebaran, Ari menyarankan untuk melanjutkan kembali beberapa kebiasaan baik di bulan Ramadhan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved