Cara Menolak Tamu Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19

Idul Fitri tahun ini akan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena dilalui di masa karantina akibat pandemi global Covid-19.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Idul Fitri tahun ini akan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena dilalui di masa karantina akibat pandemi global Covid-19. 

TRIBUNKALTIM.CO - Idul Fitri tahun ini akan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena dilalui di masa karantina akibat pandemi global Covid-19.

Aturan larangan berkerumun membuat momen kunjungan lebaran mungkin tidak bisa dilakukan seperti biasanya.

Namun, bagaimana jika ada keluarga dan kerabat yang tetap akan berkunjung? Lalu, bagaimana cara menolaknya, agar orang yang berkunjung tidak tersinggung?

Baca juga: Tips Aman Menerima Tamu Saat Lebaran di Tengah Pandemi

Psikolog Klinis yang juga staf pengajar Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma, Meity Arianty STP.,M.Psi. memberikan pendapatnya.

Dia mengatakan, ketegasan dan kejujuran adalah kunci.

Ia meyakini, banyak orang sudah memahami keadaan, bahwa kunjungan atau silahturahmi lebaran sebaiknya tidak dilakukan di tengah pandemi.

Bahkan sejak pandemi merebak, banyak rumah bahkan sudah memajang tulisan, "Mohon maaf untuk sementara tidak menerima tamu", sebagai bentuk penolakan bagi mereka yang akan singgah. 

Baca juga: Pandemi, Mungkinkah Tak Terima Tamu Saat Lebaran?

Cara ini, menurut Meity, juga bisa diterapkan untuk momen lebaran mendatang.

"Menurut saya setiap dari kita bisa menjalankan instruksi pemerintah dengan menyampaikan kepada keluarga atau sahabat terdekat."

"(Katakan) bahwa lebaran kali ini tanpa mengurangi rasa hormat dan niat baik, kami sekeluarga memutuskan mengikuti anjuran pemerintah untuk melakukan silaturahmi via online saja."

Pandangan ini diungkapkan Meity kepada Kompas Lifestyle, dalam sebuah perbincangan.

Sementara itu, ada beberapa cara yang bisa kita coba terapkan untuk menolak kunjungan lebaran secara halus.

Baca juga: Kumpulan Ucapan Hari Raya Idul Fitri, Cocok Dibagikan saat Lebaran

1. Menghubungi sebelum hari H

Beberapa hari sebelum lebaran cobalah menghubungi keluarga atau teman-teman untuk menyampaikan bahwa kamu belum bisa menerima kehadiran tamu.

Sehingga, mereka bisa melakukan hal lain untuk menggantikan kehadiran mereka di rumahmu. Seperti berkirim kue atau parsel.

Baca juga: Apa Itu Bipang Ambawang yang Disampaikan dalam Pidato Jokowi?

2. Berkirim parsel atau barang lainnya

Cara ini juga bisa kamu terapkan untuk secara sopan menyampaikan pada keluarga atau kerabat untuk tidak berkunjung dulu pada lebaran tahun ini.

Kamu bisa mengirimkan parsel, kue, makanan, atau hantaran lainnya yang mungkin disukai dan dibutuhkan oleh mereka.

Untuk tetangga dekat, kamu bisa membawakannya langsung ke rumah mereka, baik sebelum maupun saat lebaran.

Sambil memberi ucapan mohon maaf lahir batin, kamu bisa menyampaikan bahwa kunjungan rumah ke rumah mungkin tidak bisa dilakukan hingga situasi membaik.

Baca juga: Cara Halus Mengusir Tamu yang Tak Diinginkan di Rumah

Makna ucapan lebaran adalah perayaan kegembiraan, sekaligus doa untuk umat Muslim yang merayakannya
Makna ucapan lebaran adalah perayaan kegembiraan, sekaligus doa untuk umat Muslim yang merayakannya (Shutterstock)
Sumber: Kompas.com

Halaman selanjutnya

3. Salaman jarak jauh

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved