Begini Cara Memanaskan Kembali Hidangan Lebaran Agar Tidak Mudah Basi

Agar tidak terlalu sibuk saat lebaran, umumnya kita juga memasak dalam jumlah banyak. Nah, agar tidak mudah basi, makanan-makanan ini harus dipanaskan

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Agar tidak terlalu sibuk saat lebaran, umumnya kita juga memasak dalam jumlah banyak. Nah, agar tidak mudah basi, makanan-makanan ini harus dipanaskan kembali. 

Begini Cara Memanaskan Kembali Hidangan Lebaran Agar Tidak Mudah Basi

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Saat lebaran, sudah biasa kita membuat hidangan-hidangan untuk disuguhkan kepada keluarga atau tamu yang datang.

Agar tidak terlalu sibuk saat lebaran, umumnya kita juga memasak dalam jumlah banyak. Nah, agar tidak mudah basi, makanan-makanan ini harus dipanaskan kembali.

Tips Mengatur Keuangan di Masa Pandemi, Hemat Agar Tetap Survive

Tips Hemat Pengeluaran Selama Pandemi Virus Corona

Hemat Biaya Traveling, Cari Hotel atau Penginapan Dekat Tempat Wisata

Namun, jangan khawatir karena sebenarnya Anda masih bisa menyimpan dan memanaskan kembali makanan sisa. Bagaimana caranya? Temukan jawabannya dalam penjelasan berikut.

Cara sehat menyimpan dan memanaskan makanan sisa
Tentu Anda akan merasa sayang jika makanan yang telah dibeli atau dimasak harus terbuang karena sudah terlalu kenyang. Padahal, makanan itu masih bisa disimpan untuk dimakan di lain waktu.

Oleh sebab itu, Anda boleh saja, kok, menyimpan dan memanaskan makanan sisa. Asalkan, Anda tahu bagaimana cara tepat untuk melakukannya.

Cara menyimpan makanan sisa
Sebelum Anda memanaskan makanan sisa, Anda tentu harus menyimpannya terlebih dahulu.

Berikut adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan jika ingin menyimpan sisa makanan yang tidak berhasil Anda habiskan.

1. Pastikan suhu lemari pendingin terlebih dahulu
Agar lebih aman, periksa suhu lemari pendingin sebelum menyimpan makanan di dalamnya. Pasalnya, tidak semua suhu lemari pendingin dan freezer sudah memenuhi standar untuk menyimpan makanan sisa.

Misalnya, suhu lemari pendingin sebaiknya ada pada angka 4-5 derajat celcius. Sementara, suhu freezer sebaiknya ada pada angka -18 derajat celcius.

Jika Anda tidak tahu cara mengukur suhu dari lemari pendingin di rumah Anda, Anda bisa menggunakan thermometer untuk mencari tahu.

Saat Anda menyimpan makanan sisa di dalam lemari pendingin, pastikan juga bahwa Anda telah meletakkan makanan tersebut dengan benar.

Maksudnya, pastikan bahwa ada ruang udara antara satu wadah makanan dengan wadah makanan lainnya.

Hal ini akan memudahkan udara dingin di dalam kulkas mendinginkan makanan Anda.

Ilustrasi: makanan sisa
Ilustrasi: makanan sisa (Shutterstock)

2. Sisihkan makanan sisa dengan cara yang tepat
Jika Anda ingin menyimpan makanan sisa untuk memanaskan makanan tersebut di lain waktu, Anda harus bisa memisahkan makanan tersebut dengan cara yang tepat.

Artinya, jangan sampai membuat makanan sisa mudah berbau atau lebih cepat basi.

Jika memungkinkan, pisahkan makanan sisa sesuai dengan besaran porsi yang biasa Anda gunakan untuk makan.

Cara ini dianggap lebih aman agar makanan sisa tidak mudah bau atau basi. Selain itu, jangan lupa untuk menyimpannya di wadah yang tertutup dan bebas udara.

Anda juga bisa memberi label pada tiap-tiap wadah makanan yang Anda simpan. Jangan lupa untuk menuliskan tanggal kapan makanan tersebut disimpan.

Hal ini memudahkan agar Anda bisa tahu apa saja makanan yang ada di dalam masing-masing wadah dan sudah berapa lama Anda menyimpannya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved