Tak Ingin Ambil Risiko, Sejumlah Objek Wisata di Kaltim akan Ditutup Selama Libur Lebaran

Sejumlah objek wisata alam Kalimantan Timur terancam tutup saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Editor: Geafry Necolsen
Instagram/@fikri.khairil
Ilustrasi. Pulau Beras Basah, Pemkota Bontang berencana menutup seluruh objek wisata selama libur lebaran. 

Tak Ingin Ambil Risiko, Sejumlah Objek Wisata di Kaltim akan Ditutup Selama Libur Lebaran

TRIBUNKALTIM.CO - Kekhawatiran merebaknya virus corona selama libur lebaran masih membayangi masyarakat.

Karena itu sejumlah pemerintah daerah di Kalimantan Timur mulai melakukan langkah antisipasi membeludaknya wisatawan lokal ke tempat-tempat wisata.

Seperti Pemkot Balikpapan dan Pemkota Bontang.

Sejumlah objek wisata alam di Kota Balikpapan terancam tutup saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Hal tersebut sangat dimungkinkan terjadi apabila tren kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali tinggi.

Ini disampaikan Kepala Bidang Keamanan dan Penegakan Hukum Satgas Covid-19 Kota Balikpapan, Zulkifli.

“Biasa saja fasilitas yang punya pemerintah kita tutup saat lebaran, seperti Pantai Manggar,” ujarnya, Selasa (27/4/2021).

Ia khawatir akan terjadi kerumunan masyarakat di fasilitas umum maupun objek wisata lantaran meningkatnya pengunjung.

Satgas Covid-19 Kota Balikpapan pun tak ingin mengambil resiko. Apalagi jika ada pendatangan dari luar Balikpapan.

“Karena nanti memancing orang datang kesini. Jadi seminggu sebelum lebaran kita akan evaluasi,” terangnya.

Pengunjung mulai berdatangan di Pantai Manggar Balikpapan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Pengunjung mulai berdatangan di Pantai Manggar Balikpapan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO)

Ia menerangkan, Satgas Covid-19 Kota Balikpapan belajar dari melonjaknya kasus Covid-19 di negara India.

Yang mana dalam sehari melonjak ratusan ribu orang terpapar dan meninggal dunia akibat terkonfirmasi positif Covid-19.

"India jadi pelajaran yang berarti. Karena Covid-19 lfluktuatif, khawatir jika kasusnya meningkat dalam seminggu terakhir,” kata Zulkifli.

Sebagaimana diketahui, pada tahun lalu dalam periode yang sama semua fasilitas piblik maupun objek wisata ditutup.

Bahkan dilakukan pembatasan, termasuk saat sholat Idul Fitri. Masyarakat diminta melakukan silaturahmi melalui daring.

"Kalau tahun lalu ditutup total, jadi nanti kita lihat dalam seminggu terakhir," tandasnya.

Objek Wisata Kota Bontang

Pemkot Bontang bakal menutup distinasi wisata saat libur hari raya Idul Fitri.

Hal itu ditegaskan Sekretaris Kota Bontang, Aji Erlynawati kepada TribunKaltim.Co, Kamis (29/04/2021).

Penutupan objek wisata selama libur lebaran ini dilakukan demi menghindari kerumunan massa dan mencegah penularan.

 

Meski kasus Covid-19 di Bontang terbilang relatif aman, namun pemerintah tetap harus mengambil langkah antisipasi.

"Tetap ditutup. Kami tetap harus wasda. Karena tempat wisata saat libur ramadhan pasti akan dipadati pengunjung. Jadi sebaiknya ditutup saja," ungkap Aji Erlynawati,.

Adapun destinasi wisata yang dipastikan bakal tetap ditutup, yakni pantai Beras Basah. Namun untuk wisata Mangrove disejumlah wilayah masih akan dibahas.

"Nanti kami bakal bahas lagi. Yang jelas kami tutup," tutur Aji Erlynawati,.

Lebih lanjut Aji mengatakan, pihaknya tak ingin mengambil resiko. Sebab jika wisata dibuka, maka hal itu bisa memancing wisatawan luar untuk datang.

Diketahui kebijakan ini juga diberlakukan pada libur hari raya Idul Fitri tahun lalu. Semua destinasi wisata ditutup.

"Kalau dibuka kan bisa memancing orang luar untuk datang. Nah itu yang justru berbahaya. Coba lah kita liat itu India. Makan parah karena disepelekan. Kami tidak mau seperti itu," ujarnya.

Sementara untuk pelaku UMKM di tempat wisata agar bisa bersabar karena tak bisa berjualan.

"Bukan bermaksud menutup rejeki mereka. Namun ini juga dilakukan demi kepentingan bersama," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved