5 Kebiasaan yang Bikin Tagihan Listrik di Rumahmu Membengkak

Jika Anda serius ingin mengurangi tagihan listrik yang tinggi, cabut komputer, printer, TV, dan perangkat lainnya saat tidak digunakan.

Editor: Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO - Dengan banyaknya aktivitas di rumah di tengah pandemi, konsumsi listrik di rumah menjadi meningkat. Sebab, seluruh anggota keluarga melakukan aktivitas di dalam rumah.

Dengan tingginya konsumsi listrik di rumah, kemungkinan tagihan listrik juga akan naik. Dalam hal ini, tentu Anda harus cermat.

Namun, seringkali secara sadar atau tidak, ada sejumlah kebiasaan yang malah membuat tagihan listrik membengkak. Dilansir dari Family Handyman, Jumat (4/12/2020), berikut uraiannya.

Baca juga: 6 Kesalahan Menggunakan AC, Jadi Tidak Dingin dan Tagihan Listrik Malah Naik

1. Membiarkan lampu tetap menyala

Matikan lampu di kamar atau ruangan lainnya ketika Anda tidak menggunakannya. Ini adalah salah satu cara untuk menghemat tagihan listrik.

Akan tetapi, ada cara lain untuk menghemat tagihan listrik dengan lampu, yakni mengganti jenis lampu di rumah.

Baca juga: 12 Cara Memasak yang Hemat Gas Elpiji 

"Kiat umumnya adalah mengganti lampu pijar dengan lampu LED," kata Allen Shayanfekr, pakar real estate, sekaligus pendiri dan CEO Sharestates.

Mengganti lampu dengan lampu LED adalah investasi kecil yang ampuh. Biasanya lampu LED lebih tahan lama tiga hingga 25 kali ketimbang lampu pijar.

2. Membiarkan AC kotor

“Salah satu hal utama yang tidak disadari pemilik rumah adalah bahwa filter udara yang kotor, tingkat refrigeran yang rendah, dan unit AC yang kotor atau tersumbat dapat lebih mahal untuk pengoperasiannya,” ujar John Collins, pemilik Air Doctor LLC.

Baca juga: Tak Hanya untuk Lingkungan, Menanam Pohon di Rumah Juga Bisa Menghemat Listrik

“Sistem AC bisa bekerja hingga 30 persen lebih lama dalam periode 24 jam. Pemilik rumah harus menjadwalkan pemeliharaan AC setidaknya setiap tahun selama 10 tahun pertama dan kemudian setiap tahun setelah itu," imbuh Collins.

3. Tidak mencabut colokan yang tidak dipakai

Biasakan mencabut colokan listrik setelah dipakai. Misalnya, setelah mengisi daya ponsel, segera cabut colokan charger.

Baca juga: Tips Menghemat Air, Mulai dari Dapur Sampai Kamar Mandi

Sebab, jika colokan tidak dicabut, maka aliran listrik akan terus berjalan. Departemen Energi AS pun menyatakan, 75 persen penggunaan listrik oleh perangkat elektronik di rumah terjadi saat tidak dipakai.

4. Menggunakan perangkat elektronik "jadul"

Menggunakan peralatan elektronik lama mungkin adalah salah satu alasan terbesar mengapa Anda membayar lebih untuk tagihan listrik.

Faktanya, peralatan lama hanya menggunakan lebih banyak energi daripada model hemat energi baru.

Baca juga: Cara Hemat Air Saat Mencuci Mobil & Motor

Kulkas atau oven jadul mungkin lucu dan trendi di dapur retro Anda, tetapi juga membuat tagihan listrik Anda meningkat.

Perbarui peralatan Anda dengan model hemat energi baru. Kulkas hemat energi baru, misalnya, menggunakan listrik empat kali lebih sedikit daripada model lama.

5. Membiarkan peralatan elektronik tetap "standby"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved