Begini Cara Menyimpan & Memanaskan Kembali Sisa Sahur atau Berbuka Puasa

Di masa pandemi virus corona seperti sekarang, Anda disarankan untuk berhemat. Salah satunya dengan tidak membuang-buang makanan.

Editor: Geafry Necolsen
Istok
Di masa pandemi virus corona seperti sekarang, Anda disarankan untuk berhemat. Salah satunya dengan tidak membuang-buang makanan. 

Artinya, jangan sampai membuat makanan sisa mudah berbau atau lebih cepat basi.

Jika memungkinkan, pisahkan makanan sisa sesuai dengan besaran porsi yang biasa Anda gunakan untuk makan.

Cara ini dianggap lebih aman agar makanan sisa tidak mudah bau atau basi. Selain itu, jangan lupa untuk menyimpannya di wadah yang tertutup dan bebas udara.

Baca juga: Jangan Dibuang, Ada Banyak Manfaat Ampas Kopi

Anda juga bisa memberi label pada tiap-tiap wadah makanan yang Anda simpan. Jangan lupa untuk menuliskan tanggal kapan makanan tersebut disimpan.

Hal ini memudahkan agar Anda bisa tahu apa saja makanan yang ada di dalam masing-masing wadah dan sudah berapa lama Anda menyimpannya.

3.  Simpan pada saat yang tepat
Jika Anda memang terpaksa harus menyimpan dan memanaskan sisa makanan, pastikan Anda melakukannya dengan benar.

Misalnya, saat Anda merasa makanan yang Anda makan akan bersisa, segera simpan dan masukkan makanan tersebut ke dalam kulkas.

Membiarkan makanan sisa terlalu lama berada di luar berpotensi merusak makanan dan meningkatkan pertumbuhan bakteri pada makanan tersebut.

Sementara, makanan sisa bisa bertahan di dalam kulkas hingga empat atau lima hari, dan mungkin bisa bertahan hingga enam bulan jika disimpan di dalam freezer.

Baca juga:  Jangan Buang Sampah Dapur, Bisa Dijadikan Pupuk Kompos, Begini Caranya

Cara memanaskan makanan sisa
Jika Anda sudah memahami cara menyimpan makanan sisa yang tepat dan aman, kini saatnya Anda mempelajari bagaimana cara memanaskan makanan sisa yang aman dan sehat.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved