Menjadi Tetangga yang Baik di Lingkungan Tempat Tinggal

Cobalah lebih sering berada di luar rumah. Berjalan-jalan, habiskan waktu di halaman depan rumahmu, dan melambai serta menyapa orang-orang.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Cobalah lebih sering berada di luar rumah. Berjalan-jalan, habiskan waktu di halaman depan rumahmu, dan melambai serta menyapa orang-orang. 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebagai makhluk sosial, sudah seharusnya kamu menjalani hubungan yang baik dan dekat dengan seluruh tetangga yang ada di sekitar rumahmu dan lingkungan tempat kamu tinggal.

Oleh karena itu, kamu perlu menjadi tetangga yang baik agar dapat membangun persaudaraan dan kedekatan, sehingga kehadiranmu bisa 'dianggap' oleh lingkungan sekitar.

Ingat, selain keluarga, orang terdekat denganmu adalah tetangga, sehingga apabila suatu saat kamu membutuhkan pertolongan, tetangga terdekatmu lah yang akan menolong.

Baca juga: Cara Halus Mengusir Tamu Tidak Diinginkan di Rumahmu 

Dilansir dari beberapa sumber, Selasa (20/4/2021), berikut ini 10 cara agar kamu bisa menjadi tetangga yang baik di tempat kamu tinggal.

1. Jangan buat kebisingan

Tidak ada yang mengharapkanmu untuk diam menerus, tetapi kamu juga harus menghormati aturan dasar tertentu saat membuat terlalu banyak suara.

Jangan pernah membuat kebisingan yang mengganggu tetangga sekitar rumah, yang pada akhirnya memberikan pandangan negatif terhadapmu.

Baca juga: 4 Hal yang Membuat Ruang Tamu Terlihat Berantakan, Begini Cara Merapikannya

Berikut ini beberapa aturan menjaga kebisingan dasar:

- Jika kamu tinggal di gedung apartemen, jangan berteriak kepada seseorang di ujung lorong. Orang lain mungkin sedang tidur atau istirahat.

- Tidak ada alasan untuk menancapkan paku di dinding umum yang kamu bagi dengan apartemen atau rumah sebelah lewat dari jam 8 malam. Kamu harus bisa menunggu sampai hari berikutnya.

- Jangan membunyikan klakson kendaraanmu setiap kali kamu hendak masuk ke dalam rumah.

Pada intinya, sebisa mungkin hindari kebisingan yang mungkin menurutmu biasa saja tapi tidak bagi tetanggamu, terlebih hal itu dilakukan pada malam hari di waktu orang-orang beristirahat.

2. Tidak berbuat buruk

Ikuti "aturan emas" untuk menjadi tetangga yang baik, karena tetanggamu adalah orang-orang yang mungkin kamu temui setiap hari, atau setidaknya cukup sering.

Baca juga: Tak Hanya untuk Lingkungan, Menanam Pohon di Rumah Juga Bisa Menghemat Listrik

Kamu tidak ingin harus menundukkan kepala karena malu setelah kamu tahu kamu telah berbuat salah. Ini bisa termasuk:

- Amati dan hormati ruang pribadi tetanggamu.

- Berhati-hatilah jika kamu meminjam sesuatu Kembalikan barang segera setelah digunakan. Jika kamu merusak barang tersebut, bayar untuk memperbaikinya atau menggantinya.

- Jangan menjadi tukang gosip di lingkunganmu.

- Jika kamu memiliki masalah dengan tetangga, pergilah langsung ke orang itu dan diskusikan secara dewasa. Jangan panggil polisi kecuali kamu diancam.

- Tidak semua orang pecinta anjing atau kucing, jadi tunjukkan tanggung jawab untuk hewan peliharaanmu. Jauhkan mereka dari halaman tetangga dan ambil setelah mereka.

- Ingat tetanggamu selama hari besar dengan memberikan hadiah kecil atau makanan buatan sendiri dan jangan mengharapkan imbalan apa pun. Nikmati tindakan memberi.

- Jika kamu dan tetangga memiliki kesalahpahaman, lakukan upaya ekstra untuk memperbaikinya dengan berjabat tangan dan setidaknya bersahabat.

3. Pastikan tidak mengganggu rumah tetangga

Sumber: Kompas.com

Halaman selanjutnya

Tetangga yang baik adalah ...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved