Menggunakan Uang THR untuk Beli Rumah? Ini Tipsnya

Bagi para pekerja yang akan mendapatkan THR sebaiknya sudah merencanakan untuk menggunakannya secara bijak.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Bagi para pekerja yang akan mendapatkan THR sebaiknya sudah merencanakan untuk menggunakannya secara bijak. 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah mewajibkan semua perusahaan swasta membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja mereka secara penuh pada hari raya Idul Fitri tahun ini.

Marine Novita, Country Manager Rumah.com mengatakan, bagi para pekerja yang akan mendapatkan THR sebaiknya sudah merencanakan untuk menggunakannya secara bijak.

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Rumah

Baca juga: 7 Hal yang Membuat Kecoak Tiba-tiba Muncul dan Bersarang di Dalam Rumah

Selain membelanjakan untuk kebutuhan primer menjelang Lebaran, THR juga bisa digunakan secara bijak untuk hal lain yang bermanfaat dalam jangka panjang seperti menambah tabungan dan investasi, dana darurat ataupun juga bisa untuk membeli rumah misalnya.

"Apalagi menurut studi Rumah.com, saat ini adalah kondisi termudah untuk membeli rumah," jelas Marine dalam keterangan tertulis, Kamis (15/4/2021).

Dengan besaran yang bisa mencapai sebesar satu bulan gaji penuh tersebut maka THR sangat potensial dialokasikan sebagai dana tambahan untuk uang muka pembelian rumah.

Baca juga: Tips Menentukan Pilihan Kredit Rumah Melalui KPR Bank

Baca juga: 10 Perabota Rumah Tangga yang Layak Dibeli Meski Harganya Mahal

Namun sebelum mengalokasikan THR untuk dana tambahan membayar Down Payment (DP) rumah, sebaiknya sudah mengetahui pengeluaran riil tahunan dahulu.

Sehingga, THR bisa digunakan untuk membantu membayar DP rumah asalkan sudah dikurangi dari kebutuhan pengeluaran riil tahunan.

Ketika membeli rumah, mayoritas orang akan memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai salah satu opsi pembiayaan.
Ketika membeli rumah, mayoritas orang akan memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai salah satu opsi pembiayaan. (Istimewa)

Baca juga: 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Beli Rumah

Baca juga: Tak Hanya Baik untuk Lingkungan, Ada Banyak Manfaat Menanam Pohon di Rumah

Menyisihkan THR sebagai pembayaran DP rumah adalah langkah yang tepat dan bijak karena memprioritaskan penggunaan uang untuk hal yang merupakan kebutuhan bukan sekedar keinginan.

Apalagi harga rumah maupun hunian lainnya secara umum selalu naik setiap tahunnya dimana kenaikan harganya lebih tinggi dari inflasi.

Agar bisa menyisihkan dana THR yang diterima setahun sekali sebagai DP untuk membeli rumah impian, pekerja bisa membuat simulasi perhitungan.

Baca juga: Sebelum Beli Rumah, Pertimbangkan 5 Hal Ini

Contohnya, dari 100 persen dana THR, 30 persen bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan dan membiayai pengeluaran bulanan.

Kemudian 30 persen dana THR lainnya dapat digunakan untuk keperluan menyambut lebaran. Sehingga sisa 40 persen dari dana THR dapat disimpan untuk mengumpulkan DP rumah.

Namun jika jumlah THR-nya terbatas dan ingin mewujudkan rencana membeli rumah, maka rayakan Lebaran dengan sehemat mungkin.

Setelah memperkirakan berapa dana THR yang bisa disisihkan untuk membeli rumah, maka pekerja sebaiknya mulai mencari daerah hunian yang akan diincar dan menyesuaikan dengan kemampuan finansialnya.

Menurut Marine, berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index Q1 2021 menunjukkan terjadinya penurunan harga properti dan kenaikan suplai properti.

"Turunnya harga properti dan naiknya suplai properti menunjukkan bahwa pasar properti masih berada dalam situasi buyers market.

Baca juga: Mau Pasang Perangkap Tikus di Rumah? Ketahui 8 Hal Ini Dulu

Sehingga bagi konsumen yang sudah siap secara finansial, inilah saat termudah untuk membeli hunian," tuturnya.

"Pembeli rumah pertama akan dimanjakan oleh melimpahnya pilihan properti dengan harga yang bersaing, fasilitas DP Rumah Nol Persen dan pembebasan PPN 100 persen yang dikeluarkan kebijakannya oleh pemerintah," imbuh Marine.

Berdasarkan data Rumah.com Indonesia Property Market Index Q1 2021, turunnya indeks harga pada Q4 2020 disebabkan penurunan di sejumlah wilayah. Pada Q4 2020, RIPMI-H untuk wilayah DKI Jakarta turun sebesar 1,19 persen dibandingkan kuartal sebelumnya.

Yogyakarta mengalami penurunan terbesar yakni sebesar 1,96 persen secara kuartalan (qtq). Jawa Timur juga mengalami koreksi negatif sebesar 1,47 persen (qtq).

Sebagian orang terburu-buru sampai lupa mempertimbangkan beberapa faktor yang harus diperhatikan saat membeli rumah.
Sebagian orang terburu-buru sampai lupa mempertimbangkan beberapa faktor yang harus diperhatikan saat membeli rumah. (Istimewa)

Baca juga: Kapan Saatnya Mengganti Gorden di Rumah?

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved