Jangan Buang Makanan Sisa Sahur atau Berbuka Puasa, Begini Cara Menyimpan & Memanaskan

Di bulan puasa. Rasa lapar membuatmu seolah sanggup menghabiskan semua makanan yang ada, bahkan memborongnya.

Editor: Geafry Necolsen
Shutterstock
Ilustrasi: makanan sisa 

Anda juga bisa memberi label pada tiap-tiap wadah makanan yang Anda simpan. Jangan lupa untuk menuliskan tanggal kapan makanan tersebut disimpan.

Hal ini memudahkan agar Anda bisa tahu apa saja makanan yang ada di dalam masing-masing wadah dan sudah berapa lama Anda menyimpannya.

3.  Simpan pada saat yang tepat
Jika Anda memang terpaksa harus menyimpan dan memanaskan sisa makanan, pastikan Anda melakukannya dengan benar.

Misalnya, saat Anda merasa makanan yang Anda makan akan bersisa, segera simpan dan masukkan makanan tersebut ke dalam kulkas.

Membiarkan makanan sisa terlalu lama berada di luar berpotensi merusak makanan dan meningkatkan pertumbuhan bakteri pada makanan tersebut.

Sementara, makanan sisa bisa bertahan di dalam kulkas hingga empat atau lima hari, dan mungkin bisa bertahan hingga enam bulan jika disimpan di dalam freezer.

Cara memanaskan makanan sisa
Jika Anda sudah memahami cara menyimpan makanan sisa yang tepat dan aman, kini saatnya Anda mempelajari bagaimana cara memanaskan makanan sisa yang aman dan sehat.

1. Dinginkan makanan sisa yang disimpan di dalam freezer
Jika Anda menyimpan makanan sisa di dalam freezer dan ingin memanaskan makanan tersebut, Anda harus mendinginkan makanan tersebut terlebih dahulu.

Pasalnya, Anda tidak bisa langsung memanaskan makanan yang masih beku.

Tetapi, Anda harus mengetahui bahwa Anda tidak boleh mengguyurkan air panas ke sisa makanan yang membeku karena berpotensi memudahkan bakteri untuk berkembang biak lebih cepat dalam makanan.

Jika Anda ingin mendinginkan makanan tersebut, lebih baik masukkan ke dalam kulkas dan biarkan selama kurang lebih 24 jam.

Jika Anda ingin metode yang lebih cepat, Anda bisa meletakkan makanan sisa yang telah beku ke dalam wadah.

Lalu, masukkan wadah tersebut ke dalam baskom berisi air dingin dan diamkan sejenak. Ganti air tersebut setiap 30 menit sekali hingga makanan tidak lagi beku.

2. Gunakan alat yang tepat untuk memanaskan makanan sisa
Hindari menggunakan alat yang membutuhkan waktu lama untuk memanaskan suatu makanan. Misalnya, gunakan microwave dengan suhu yang cukup tinggi untuk memanaskan makanan.

Jika Anda ingin memanaskan sup, bumbu dalam bentuk saus, atau makanan berkuah, panaskan dalam panci yang panas.

Pada dasarnya, Anda boleh saja menggunakan metode apapun untuk memanaskan makanan sisa. Asal, harus memeriksa terlebih dahulu temperatur dari alat yang Anda gunakan untuk memastikan bahwa Anda menggunakan alat yang tepat untuk memanaskan makanan sisa.

3. Jangan makan langsung makanan yang baru dipanaskan
Jika Anda menggunakan microwave untuk memanaskan makanan, sebaiknya hindari untuk memakannya langsung setelah dikeluarkan dari microwave.

Akan lebih baik jika Anda bersabar menunggu kurang lebih tiga menit setelah dikeluarkan.

Pasalnya, microwave akan terus memanaskan makanan yang Anda simpan di dalamnya hingga makanan benar-benar masak dan matang meski sudah dikeluarkan dari dalamnya.

Maka dari itu, efek tersebut mungkin akan memudar setelah tiga menit berada di luar microwave.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved