Makanan Kemasan untuk Sahur dan Berbuka? Begini Caranya Agar Tetap Sehat

Terlambat bangun sahur, kamu menggunakan makanan kemasan cepat saji sebagai solusi.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Belanja bahan makanan 

Padahal, biasanya nilai gizi yang tertera adalah untuk 1 sajian. Jadi, jika dalam satu kemasan terdapat 2 sajian, maka Anda harus mengalikan kalori (atau nutrisi lain) dengan 2 sajian saat Anda menghabiskan makanan kemasan tersebut.

Kalori. 

Saat melihat nilai gizi, Anda akan melihat beberapa jenis kalori. Namun, Anda cukup melihat total kalori yang terkandung dalam makanan kemasan.

Hal ini penting untuk mengetahui sudah berapa kalori yang masuk ke tubuh Anda dari satu makanan kemasan tersebut.

Dengan begitu, Anda dapat menjaga jumlah kalori yang masuk ke tubuh Anda.

Karbohidrat, serat, dan gula. 

Penting bagi Anda untuk mengetahui jumlah ketiga jenis kandungan ini dalam makanan kemasan, terlebih lagi jika Anda memiliki diabetes tipe 2. Jadi, tidak hanya kalori dan lemak saja yang menjadi fokus perhatian Anda saat membeli makanan kemasan.

Lemak dan kolesterol. Dalam informasi nilai gizi, biasanya tertera berbagai kandungan jenis lemak dalam satu kemasan makanan atau minuman.

Yang paling penting Anda perhatikan adalah kandungan lemak jenuh. Dalam sehari, Anda disarankan untuk mengonsumsi lemak jenuh tidak lebih dari 10% dari total kalori.

Protein. 

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved