Memilih Makanan yang Tepat untuk Anak, Makanan Mempengaruhi Perilakunya

Anak yang makan makanan sehat bergizi biasanya mampu mengatasi stress dan mengatur emosinya dengan baik.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Anak yang makan makanan sehat bergizi biasanya mampu mengatasi stress dan mengatur emosinya dengan baik. 

APA juga menjelaskan bahwa ada pengaruh antara asupan makanan dengan perilaku anak yang mengidap ADHD.

Gangguan attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD merupakan gangguan perkembangan yang memengaruhi perilaku, perhatian dan pembelajaran anak-anak.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics melihat adanya peran makan makanan sehat sebagai hal yang bisa mengurangi gejala ADHD pada anak tertentu.

Setelah hasilnya dibandingkan, peneliti menemukan kalau 70% penelitian yang menyarankan anak ADHD makan makanan sehat ternyata dapat membantu anak-anak tersebut untuk mengurangi gejala ADHD.

Hindari memberikan anak makanan yang mengandung lemak trans

Ada beberapa kandungan makanan yang harus dihindari, salah satunya adalah lemak trans. Lemak trans adalah sejenis lemak yang diproduksi secara sintetis.

Lemak ini ditemukan dalam makanan cepat saji, makanan yang digoreng, makanan kemasan (seperti biskuit atau kripik kemasan) dan makanan yang dipanggang.

Selain bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, lemak trans dapat dikaitkan perilaku agresif pada anak.

Seperti yang diketahui, agresif merupakan sikap yang mengacu pada perilaku suka merusak benda atau mainan dan cenderung berbahaya jika anak Anda mengalami hal ini.

Penelitian dari Public Library of Science pada tahun 2012 juga mengatakan kalau  Makanan yang mengandung lemak trans secara umum dapat dikategorikan sebagai pilihan makanan yang buruk, yang berpotensi menyebabkan masalah kesehatan dan perilaku tidak baik pada anak-anak nantinya.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved