Berapa Kali Batas Pemakaian Ulang Minyak Goreng?

Banyak orang menggunakan minyak secara berulang dengan alasan hemat uang belanja.

Shutterstock
Banyak orang menggunakan minyak secara berulang dengan alasan hemat uang belanja. 

Berapa Kali Batas Pemakaian Ulang Minyak Goreng?

TRIBUNKALTIM.CO - Banyak orang menggunakan minyak secara berulang dengan alasan hemat uang belanja.

Namun sayangnya cara seperti itu malah membuat kandungan gizi pada minyak hilang dan kualitasnya semakin menurun.

"Pemasakan tentunya menggunakan pemanasan dan memungkinkan senyawa-senyawa pada minyak berubah," jelas Ahli gizi Seala Septiani.

Baca juga: Agar Tidak Kecipratan Minyak Panas, Berikut Tips Menggoreng Ikan yang Benar

"Pufa (asam tak jenuh dalam minyak) yang semula ikatan rangkap, ikatannya bisa lepas," jelas Seala.

Ia menyarankan untuk menggunakan minyak goreng sekali pakai saja.

Memang ada studi yang menyebutkan minyak goreng masih bisa dipakai satu kali lagi, tetapi tergantung proses masak sebelumnya.

Baca juga: Berapa Lamakah Nasi Boleh Dipanaskan di Rice Cooker?

Misalnya dalam teknik deep fried (menggoreng dengan minyak banyak) suhu minyak tinggi sekali. Maka kandungan gizi pada minyak sudah menurun. 

Berbeda dengan minyak yang digunakan untuk menumis atau dijadikan salad dressing. Minyak tersebut tidak dipanaskan dalam suhu tinggi, sehingga kandungannya tidak rusak.

Seala juga menyebutkan minyak goreng sebenarnya bukanlah sumber kolestrol.

Baca juga: Masak dengan Minyak Goreng Bersuhu Tinggi, Ini Dampaknya Buruknya Terhadap Kesehatan

Minyak sumber nabati seperti berbahan dasar soya tidak mengandung kolesterol. Sebab kolesterol hanya ada pada sumber hewani saja.

"Tubuh manusia pun sebenarnya bisa memproduksi kolesterol. Semua sumber nabati atau tumbuhan tidak mengandung kolesterol, termasuk minyak nabati," jelasnya.

Minyak nabati seperti minyak zaitun dan minyak kedelai termasuk sumber lemak baik bagi tubuh. Minyak nabati mengandung PUFA (asam tak jenuh) dan Omega-3.

Penulis : Yana Gabriella Wijaya
Editor : Geafry Necolsen

Ikuti kami di
Editor: Geafry Necolsen
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved