3 Efek Buruk Sering Parkir Mobil di Bawah Terik Matahari

Kebiasaan pengguna mobil memarkirkan kendaraannya di tempat yang panas, tidak hanya merusak mobil, tapi juga mengancam kesehatan.

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Kebiasaan pengguna mobil memarkirkan kendaraannya di tempat yang panas, tidak hanya merusak mobil, tapi juga mengancam kesehatan. 

3 Efek Buruk Sering Parkir Mobil di Bawah Terik Matahari

TRIBUNKALTIM.CO – Memarkir mobil di ruang terbuka dan terpapar terik matahari dalam waktu yang relatif lama, ternyata dapat memberikan efek buruk.

Sadar atau tidak, kebiasaan pengguna mobil memarkirkan kendaraannya di tempat yang panas, kerap dilakukan lantaran lahan parkir terbatas.

Selain itu, ada pula yang beranggapan "nanti akan dipakai lagi", "cuma sebentar saja" ataupun  pengguna mobil yang tidak memiliki garasi di rumah. 

Christoper Sabastian, CEO distributor kaca film Makko Group, mengatakan, suhu tinggi, udara panas, dan paparan sinar matahari secara langsung dapat memberikan efek buruk bagi interior, eksterior, dan AC mobil jika sering terparkir di ruang terbuka dan dalam waktu berjam-jam.

Berdasarkan obrolan otomotif Kompas.com dengan Christopher, terdapat tiga komponen yang dapat mengalami kerusakan apabila terlalu sering memarkir mobil di bawah terik matahari, yakni:

1. Interior

Suhu yang tinggi dapat berpengaruh pada cat dasbor dan merusak jok mobil. Untuk mengatasi masalah ini, bisa dilapisi kaca dengan kaca film yang mampu mengurangi efek sinar ultraviolet masuk ke dalam kabin.

2. Eksterior

Warna cat mobil akan kusam dan pudar bila sering terjemur sinar matahari dalam waktu yang relatif lama. Suhu yang tinggi juga berpotensi merusak karet-karet pada mobil. Biasanya karet-karet tersebut akan pecah dan mengeras, baik pada pintu maupun wiper.

Sumber: Kompas.com

Halaman selanjutnya

3.  AC mobil

...

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved