Cara Menghilangkan Noda dari Pakaian Anak

Noda pada pakaian anakmu tentu membuatmu akan bersiap-siap melakukan pekerjaan berat, yakni mencuci

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Noda pada pakaian anakmu tentu membuatmu akan bersiap-siap melakukan pekerjaan berat, yakni mencuci 

TRIBUNKALTIM.CO - Ketika seorang anak memakan sesuatu sendirian, hal ini berpontensi menyebabkan tumpahan makanan di mana-mana, khususnya pada pakaian yang mereka pakai.

Noda makanan pada pakaian anakmu tentu membuatmu akan bersiap-siap melakukan pekerjaan berat, yakni mencuci dan menyingkirkan noda sampai kembali bersih.

Baca juga: Tiga Bahan Ini Ampuh untuk Mencuci Kain yang Super Kotor, Layak Dicoba

Agar kegiatan membersihkan pakaian anakmu yang terkena noda makanan terasa mudah, ada beberapa cara menghilangkan noda dari masing-masing makanan.

Baca juga: Cuci Handuk Seminggu Sekali, Kalau Tidak Ini yang akan Terjadi

Dilansir dari Wonderwall, Jumat (2/4/2021), berikut ini cara menghilangkan noda makanan yang paling umum dari pakaian anakmu berdasarkan jenis noda makanannya.

1. Noda susu

Noda protein segar dari susu harus dihilangkan dengan cara merendamnya dan menggosok noda dengan air dingin sebelum dicuci.

Noda susu mengandung bahan lain, tetapi protein membutuhkan perawatan khusus. Jangan pernah menggunakan air panas untuk menghilangkan noda susu pada pakaian, karena itu akan memasak protein sehingga noda sulit dihilangkan.

Jika noda mengering atau sudah tua, kikis sisa kotoran, lalu rendam dalam air dingin menggunakan detergen cair. Rendam selama 30 menit dan cuci dengan air hangat.

Baca juga: Sabun Cuci Piring, Serba Guna dan Ampuh untuk Membersihkan Berbagai Benda

Jika noda tetap ada, rendam selama 30 menit lagi dan cuci kembali.

2. Noda makanan bayi

Kikis noda makanan bayi pada pakaian anak sebanyak mungkin sebelum mengering.

Rawat kain terlebih dahulu dengan larutan cuka (campur 1 bagian cuka dan 2 bagian air) dan oleskan pada noda. Biarkan selama minimal 10 menit (harap diperhatikan bahwa noda kering mungkin perlu direndam selama beberapa jam).

Cuci seperti biasa dan keringkan di udara (jangan gunakan pengering karena panas dapat membiat residu noda menjadi permanen). Ulangi proses tersebut sesuai kebutuhan.

Untuk noda membandel, gosok noda dengan beberapa tetes larutan berbasis alkohol (pembersih tangan).

Baca juga: 7 Manfaat Cuka, Bisa untuk Mencuci Pakaian Hingga Membersihkan Mesin Cuci

3. Noda cokelat

Buang kelebihan coklat dari kain menggunakan pisau tumpul atau sendok. Dengan menggunakan air dingin, bilas bagian belakang area yang terkena noda (ini memungkinkan noda merembes kembali melalui kain sesedikit mungkin, sehingga membatasi noda).

Gosok perlahan dengan detergen cair ke noda cokelat dan biarkan selama 15 menit.

Rendam pakaian ke dalam air dingin selama 15 menit gosok area yang terkena noda setiap 3-5 menit untuk menghilangkan noda. Bilas sampai bersih. Ulangi sesuai kebutuhan.

Kadang-kadang karena lemak dalam cocoa butter, noda minyak bisa timbul, jadi pastikan noda tersebut benar-benar hilang sebelum dikeringkan. Gosokkan sabun cuci piring ke noda dan cuci dengan air panas.

Baca juga: Tambahkan Minyak Kayu Putih untuk Membersihkan Tempat Tidur, Karpet Hingga Kompor

4. Noda saus tomat

Keluarkan sisa saus tomat dari kain menggunakan pisau tumpul atau bagian belakang sendok.

Alirkan air dingin melalui bagian belakang noda secepat mungkin untuk memaksa noda keluar melalui kain, alih-alih mengalirkannya lebih dalam dari depan.

Gosok perlahan detergen cair ke noda dengan gerakan melingkar mulai dari luar dan bekerja ke dalam, untuk meminimalkan penyebaran noda.

Untuk pakaian putih, gunakan bahan pemutih yang lembut seperti cuka putih, air lemon, atau hidrogen peroksida. Bilas sampai bersih.

Baca juga: Tambahkan 6 Bahan Ini Saat Mencuci Pakaian, Dijamin Jadi Lebih Bersih

5. Noda minyak dan mentega

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved