6 Tanda Kamu Harus Segera Mengganti Sofa dengan yang Baru

Ada baiknya kamu mengetahui tanda-tanda sofa harus diganti meski masih tampak belum rusak

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Ada baiknya kamu mengetahui tanda-tanda sofa harus diganti meski masih tampak belum rusak 

6 Tanda Kamu Harus Segera Mengganti Sofa dengan yang Baru

TRIBUNKALTIM.CO — Kebanyakan orang mengganti sofa saat sudah benar-benar rusak atau ketika sedang ingin mendekorasi ulang ruangan.

Sofa yang diganti biasanya sudah jebol atau pernya sudah keluar hingga jahitannya sudah terlepas.

Umur rata-rata sofa adalah tujuh hingga 15 tahun. Namun ada baiknya kamu mengetahui tanda-tanda sofa harus diganti meski masih tampak belum rusak dan masa pakainya masih belum menyentuh angka 15 tahun.

Baca juga: Jadi Tempat Berkumpul Sambil Makan, Waspada Bakteri dan Kuman dalm Sofa 

Berikut adalah enam tanda-tanda sofa sudah harus diganti seperti dilansir dari The Spruce, Minggu (4/4/2021).

1. Sofa sudah tidak sesuai dengan ruangan

Kebanyakan dari kita mungkin membawa serta sofa dari kontrakan lama sebelum menikah. Namun, saat kamu sudah mulai menata rumah, sofa milikmu mungkin sudah tidak lagi relevan dengan desain dari ruangan.

Atau, ukurannya yang menjadi masalah, entah itu kekecilan atau kebesaran.

Jika hal ini terjadi, ada baiknya kamu memindahkan sofa ke tempat lain yang sesuai, atau, kamu bisa menggantinya dengan yang baru dan menjual sofamu jika kondisinya masih sangat baik.

Baca juga: 5 Hal yang Wajib Dibersihkan Dalam Rumah

Orang-orang yang hidup dalam masyarakat keliling biasanya membeli sofa pertama yang mereka lakukan setelah kuliah untuk menyewa apartemen, dan sekarang terlihat tersesat di ruang keluarga besar di rumah baru mereka.

Atau, mereka memperkecil ukuran dan sofa besar itu dijejalkan ke dalam ruang baru yang lebih kecil yang menghalangi pemandangan dari jendela.

2. Mulai terdengar suara berderit

Jika kamu mendengar suara berderit, meletus, atau berderit setiap kali seseorang duduk di atasnya, itu pertanda bahwa sofa mengalami kerusakan struktural. Bunyi bising tersebut bisa menjadi masalah pada sambungan pada rangka kayu atau logam atau melemahnya pegas logam.

Furnitur yang lebih tua biasanya dibuat dengan kayu keras dan sekrup. Hal inilah yang menyebabkan bunyi berterit pada sofa.

Baca juga: Cara Halus Mengusir Tamu Tidak Diinginkan di Rumahmu 

Jika sofa ini bukanlah pusaka milik keluarga yang harus dijaga, perbaikilah ke tempat reparasi sofa profesional. Namun jika ini bukan sofa warisan, ada baiknya kamu segera menggantinya dengan yang baru.

3. Bantalannya datar dan terdapat lekukan bekas dudukan

Jika bantalan pada sofa sudah terasa datar dan bagian bantalan sofa sudah kendur, ini adalah pertanda lainnya yang menunjukkan bahwa kamu sebaiknya mengganti sofa dengan yang baru.

Bantalan datar biasanya diikuti dengan bekas lekukan sofa pada bagian-bagian yang sering diduduki.

Namun hal ini bisa juga diatasi dengan mereparasi bantalan sofa, terutama jika bagian pernya masih dalam kondisi bagus. Bawalah sofa ke reparasi profesional untuk mendapatkan hasil yang memuaskan.

Baca juga: Hentikan 5 Kebiasaan Ini, Bikin Tagihan Listrik di Rumah Membengkak

4. Bau tidak sedap atau menjadi penyebab gatal

Sofa sudah menampung banyak kotoran, di antaranya, bulu hewan peliharaan, popok bayi yang bocor, badan serta kaki anggota keluarga yang berkeringat. Hal ini menyebabkan bau tidak sedap yang seringnya tidak mudah hilang.

Penyedotan debu dan pembersihan uap secara teratur mungkin membantu, tetapi pada akhirnya, baunya bisa hilang.

Jika ruangan seringkali berbau apek, bahkan setelah dibersihkan, mungkin sudah waktunya untuk membeli sofa baru.

Anda mungkin tidak memilih kain yang gatal saat membeli sofa, tetapi sekarang kamu merasa gatal setelah tidur siang dan bahkan mungkin ada bekas merah di kaki. Kamu mungkin terkena kutu busuk, oleh sebab itu, segera ganti sofa. 

Baca juga: Alasan Mengapa Sebaiknya Tidak Menjemur Pakaian dalam Rumah

5. Gaya dekorasi sudah berubah

Mungkin motif bunga-bunga besar pada sofa sudah terkesan kuno dan tidak sesuai dengan gaya desain baru rumahmu, inilah saatnya menggantinya dengan yang baru

6. Pelapisnya sudah berlubang atau berubah warna

Kain pelapis pada sofa bisa jadi sangat kusut, warna sudah memudar, berlubang, atau retak-retak jika kamu menggunakan kulit sintetis sebagai pelapis sofa.

Jika sofa secara struktural masih dalam kondisi baik, ada pilihan untuk mengganti pelapis alih-alih langsung mengganti sofa dengan yang baru.

Segera bawa sofa ke tempat reparasi profesional agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved