Terbuat dari Bahan yang Sama, Ini Perbedaan Pecel, Karedok dan Gado-Gado

Pecel, gado-gado, dan karedok. Meskipun menggunakan bahan yang hampir mirip, tetapi pada dasarnya tiga hidangan ini berbeda.

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Pecel, gado-gado, dan karedok. Meskipun menggunakan bahan yang hampir mirip, tetapi pada dasarnya tiga hidangan ini berbeda. 

"Jadi sebenarnya karedok merupakan makanan alami yang sangat menyehatkan bagi penikmatnya karena kandungan zat gizinya masih utuh tanpa mengalami perubahan," kata Murdijati.

Santapan segar yang kaya kandungan gizi ini juga disebut oleh Murdjiati memberi efek sehat dan tampak awet muda.

Ilustrasi. Nasi pecel khas Madiun
Ilustrasi. Nasi pecel khas Madiun (istimewa)

Pecel

Jika Jawa Barat akrab karedok, daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta lebih akrab dengan pecel.

Pecel terbilang hidangan lawas karena tercatat di Babad Tanah Jawi. "Menurut Babad Tanah Jawi, pecel asal muasalnya diceriterakan dihidangkan di daerah Yogyakarta.

Dipecel berarti daun daunan yang direbus kemudian dibuang airnya dengan diperas," jelas Murdijati.

Sayuran yang direbus beraneka macam, biasanya menurut Murdijati adalah sayuran daun yang didapat di pekarangan, pinggir sawah, bahkan kadang tumbuh liar di tepi jalan.

Bayam, kangkung, ubi jalar, daun beluntas, daun pegagan, dan rumput-rumputan lain biasanya menjadi bahan pecel.

Ada juga istilah pecel sawah, dari dedaunan yang digunakan berasal dari pinggir sawah.

"Pecel juga menjadi simbol perjalanan dalam mencapai kehidupan lebih baik karena salah satu bukti yang dapat dilihat samapi sekarang, pecel selalu ada di sepanjang jalan kereta api," sebut Murdjijati.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved