4 Keju Tradisional Buatan Masyarakat Indonesia

Indonesia ternyata memiliki sejumlah keju khas dari berbagai daerah. Keju khas berbagai daerah di ini dibuat secara tradisional.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Indonesia ternyata memiliki sejumlah keju khas dari berbagai daerah. Keju khas berbagai daerah di ini dibuat secara tradisional. 

Proses pembuatan dangke khas Sulawesi Sealatan ini masih sangat tradisional dan alami.

Hal ini dapat dilihat dari cara memasaknya, yaitu direbus dan diberi daun dan buah pepaya.

Enzim dari daun dan buah pepaya inilah yang kemudian mengikat susu menjadi padat seperti keju.

Setelah matang, dangke kemudian dimasukkan ke dalam wadah tempurung kelapa atau dibungkus dengan daun pisang.

Baca juga: Benarkah Tempe yang Dibungkus Daun Pisang Berbahaya Bagi Tubuh

Baca juga: Gunakan Daun Pepaya untuk Memasak Daging, Lebih Empuk dan Menguatkan Rasa

2. Dadiah, Sumatera Barat

Ampian Dadiah merupakan makanan fermentasi dari susu kerbau.
Ampian Dadiah merupakan makanan fermentasi dari susu kerbau. (Instagram/ @misshotrodqueen)

Beranjak dari Sulawesi, ada Provinsi Sumatera Barat yang memiliki keju tradisional, yaitu dadiah.

Dadiah khas Sumatera Barat merupakan keju tradisional yang terbuat dari susu kerbau.

Jika Dangke diwadahi menggunakan batok kelapa, dadiah justru dimasukkan ke dalam wadah bambu bersih.

Setelah dimasukkan ke dalam wadah, dadiah akan ditutup menggunakan daun pisang, kemudian disimpan selama berhari-hari.

Proses penyimpanan inilah yang akan membuat tekstur dadiah menjadi lebih padat dan keras.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved