7 Tanda Instalasi Listrik Rumah Bermasalah, Segera Atasi Sebelum Berakibat Fatal

Cobalah untuk mengidentifikasi sumber masalah, apakah di satu sirkuit atau kotak pemutus, dan selesaikan dengan cepat.

Editor: Geafry Necolsen
Tribunnews
Cobalah untuk mengidentifikasi sumber masalah, apakah di satu sirkuit atau kotak pemutus, dan selesaikan dengan cepat. 

TRIBUNKALTIM.CO - Masalah kelistrikan di rumah harus diperhatikan secara serius. Sebab, sedikit saja ada masalah, dampaknya bisa berbahaya, mulai dari korsleting hingga kebakaran.

Oleh karena itu, jangan sepelekan tanda-tanda masalah listrik sekecil apapun di rumah Anda.

Dilansir dari Family Handyman, Kamis (11/2/2021), berikut ini beberapa tanda masalah listrik di rumah yang sering tidak disadari.

1. Stop kontak panas

Banyak peralatan listrik menghasilkan panas selama pengoperasian. Namun, stop kontak tidak boleh panas.

Jika Anda merasakan panas di stop kontak listrik, segera cabut kabel apa pun dan jangan gunakan stop kontak tersebut sampai Anda dapat memecahkan masalahnya.

Baca juga: Cegah Kebakaran karena Korsleting Listrik di Rumah, Ini yang Harus Diperhatikan

Pelat penutup sakelar harus diperlakukan dengan cara yang sama, dengan satu pengecualian, yakni sakelar peredup biasanya menjadi hangat saat disentuh, karena menghilangkan kelebihan energi listrik untuk menciptakan efek peredupan.

Namun, bahkan pelat penutup sakelar peredup tidak boleh terlalu panas saat disentuh.

2. Lampu berkedip

Seringkali ada keyakinan bahwa lampu rumah yang berkedip-kedip adalah tanda pasti dari hantu. Namun, kemungkinan besar ada sambungan listrik yang longgar.

Jika kedipan terjadi pada satu lampu, perbaikan biasanya cukup mudah. Jika itu memengaruhi banyak lampu atau ruangan, maka masalahnya mungkin jauh di sirkuit.

Jika seluruh lampu rumah berkedip, masalahnya mungkin terletak pada kotak pemutus atau pada drop utilitas di luar rumah. Dalam hal ini, Anda harus menghubungi teknisi listrik untuk menanganinya.

Banyak peralatan listrik menghasilkan panas selama pengoperasian. Namun, stop kontak tidak boleh panas.
Banyak peralatan listrik menghasilkan panas selama pengoperasian. Namun, stop kontak tidak boleh panas. (Istimewa)

3. Kabel aluminium

Pengujian laboratorium menunjukkan bahwa kawat pada kabel aluminium adalah pengganti yang cocok untuk tembaga.

Namun, masalahnya adalah aluminium yang terpapar teroksidasi jauh lebih cepat daripada tembaga, menimbulkan panas dan menyebabkan risiko kebakaran.

Dalam kondisi laboratorium yang terkontrol dengan sempurna, ini bukanlah masalah. Akan tetapi, di dunia nyata yang tidak sempurna di rumah Anda, kabel aluminium (terutama di sirkuit bercabang) dapat menimbulkan bahaya kebakaran.

Komisi Keamanan Produk Konsumen (CPSC) AS menemukan bahwa rumah dengan kabel aluminium mungkin 55 kali lebih mungkin mengalami kerusakan akibat kebakaran.

Ada beberapa cara untuk mengatasi kabel aluminium yang ada, dari menggunakan konektor khusus hingga kabel rumah lengkap. Jika Anda mencurigai rumah Anda memiliki kabel aluminium, sebaiknya hubungi teknisi listrik.

4. Bau terbakar

Mungkin tidak mengherankan jika bau sesuatu yang terbakar menjadi tanda peringatan langsung. Jika kabel di sistem kelistrikan rumah cukup panas untuk melelehkan selubung plastiknya, Anda akan menghadapi risiko kebakaran dan harus segera mengambil tindakan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved