Agar Lebih Berenergi, Hindari Sarapan Roti, Ini Alasannya

roti tidak cocok untuk sarapan. Karena sarapan berarti makan saat perut dalam keadaan kosong.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
roti tidak cocok untuk sarapan. Karena sarapan berarti makan saat perut dalam keadaan kosong. 

Agar Lebih Berenergi, Hindari Sarapan Roti, Ini Alasannya

TRIBUNKALTIM.CO,  TRAVEL - Saat menginap di hotel, sarapan pagi biasanya sudah termasuk dalam layanan. Beragam menu pilihan, mulai dari makan berat sampai roti dan susu untuk sarapan.

Tapi sebainya Anda tidak memilih roti. Salah satu akun di Instagram @infokuy baru-baru ini menginformasikan bahwa roti ternyata bisa membuat sistem pencernaan tidak beres.

Menurut penjelasan dari akun tersebut, roti ternyata masuk dalam jajaran makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat perut masih dalam keadaan kosong.

Itu artinya, roti tidak cocok untuk sarapan. Karena sarapan berarti makan saat perut dalam keadaan kosong.

Baca juga: Ternyata Tidak Semua Orang Boleh Makan Pisang, Ini Ciri-cirinya

Baca juga: Tidak Semua Orang Boleh Makan Durian, Kenali Cirinya

Pendapat ini ada benarnya, dikutip dari IDNTimes, roti mengandung ragi. Makanan beragi ternyata dapat menyebabkan iritasi pada lapisan perut dan dapat menyebabkan perut kembung.

Dikutip dari laman Rumah Sakit Dr Radjiman Wediodiningrat, roti ternyata bisa mengubah gula dan karbohidrat pada adonan menjadi senyawa karbon serta alkohol yang bersifat asam.

Sehingga hal ini dapat meningkatkan jumlah gas dan zat asam pada lambung yang akhirnya mengakibatkan munculnya penyakit maag.

Jadi, mengonsumsi roti, ternyata justru lebih berisiko pada orang yang punya riwayat sakit maag.

Namun, tidak semua roti bisa menyebabkan peningkatkan asam lambung, hanya roti yang menggunakan ragi.

Dikarenakan Ragi memberi bau, tekstur yang khas pada roti, membuat roti lembut, lezat dan tahan lebih lama.

Penambahan ragi tersebut dapat menyebabkan terjadinya proses fermentasi.

Mikroorganisme pada ragi akan mengubah karbohidrat dan gula pada adonan roti menjadi senyawa karbon dan alkohol yang bersifat asam.

Baca juga: 5 Bahaya yang Mengintai Jika Terlalu Sering Makan Gorengan

Baca juga: 5 Jenis Minyak Goreng yang Aman untuk Memasak Makanan

Senyawa-senyawa inilah yang bisa menyebabkan peningkatan gas dan zat asam dalam lambung, yang bisa menyebabkan gangguan maag.

Jadi sebaiknya bagi orang yang mempunyai riwayat maag, tidak mengonsumsi roti yang mengandung ragi saat perut kosong.

Roti
Roti (net)

Roti yang tidak mengandung ragi biasanya teksturnya lebih padat seperti bantet tidak mengembang.

Roti whole wheat (terbuat dari gandum utuh) juga bisa menyebabkan gangguan lambung karena tinggi serat. Sedangkan syarat diet atau pengaturan makanan untuk penyakit lambung seperti maag adalah rendah serat.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved