5 Bahaya yang Mengintai Jika Terlalu Sering Makan Gorengan

Sebelum semakin tergiur dan kehilangan kontrol karena makan gorengan dalam jumlah banyak, pertimbangan dulu beragam efek buruk di baliknya.

Editor: Geafry Necolsen
Akurat
Jajan gorengan 

3. Mengandung banyak minyak

Salah satu alasan mengapa gorengan yang Anda makan terasa gurih saat dimakan, mungkin karena tepung berbumbu yang digunakan sebagai pelapis.

Namun tahukah Anda, kalau tepung tersebut bisa menyumbang lemak dalam jumlah banyak ke dalam gorengan?

Ya, sifat menyerap minyak yang dimiliki oleh tepung menjadikan bagian tepung di gorengan mampu menyimpan banyak minyak setelah melalui proses penggorengan.

Selain itu, semakin lama suatu makanan digoreng maka akan semakin banyak pula jumlah minyak yang terserap ke dalamnya.

Ini karena ketika makanan terpapar suhu panas dari minyak, air yang terkandung dalam makanan tersebut akan menguap. 

Proses penguapan akan membuat pori-pori pada makanan cenderung membesar, sehingga memberikan cukup ruang bagi minyak untuk masuk dan terserap ke dalam makanan.

4. Meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis

nyeri dada

Meski enak dan bikin nagih, tapi hobi makan gorengan menempatkan Anda pada risiko tinggi untuk terserang penyakit kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan obesitas.

Sebuah penelitian dilakukan oleh Department of Nutrition di Harvard School of Public Health, mendapatkan hasil bahwa makan makanan yang digoreng setidaknya seminggu sekali, dapat meningkatkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2 dan penyakit jantung.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved