5 Bahaya yang Mengintai Jika Terlalu Sering Makan Gorengan

Sebelum semakin tergiur dan kehilangan kontrol karena makan gorengan dalam jumlah banyak, pertimbangan dulu beragam efek buruk di baliknya.

Editor: Geafry Necolsen
Akurat
Jajan gorengan 

Bukan hanya itu. Minyak goreng juga bisa dengan mudah teroksidasi saat dipanaskan pada suhu tinggi.

Akibatnya, residu minyak yang masuk ke dalam tubuh akan membentuk senyawa serta radikal bebas yang berbahaya bagi kesehatan.

Semakin sering minyak digunakan, semakin rendah pula tingkat smoke point yang dimilikinya sehingga memudahkan munculnya senyawa yang membahayakan tubuh.

2. Menambah asupan lemak trans

makanan yang digoreng

Ada dua jenis lemak trans. Pertama, lemak trans alami yang hadir dalam jumlah sedikit di dalam makanan, seperti daging dan produk susu.

Kedua, lemak trans buatan yang terbentuk ketika lemak jenuh melalui proses hidrogenasi, yang muncul saat makanan digoreng pada suhu tinggi.

Proses ini akan mengubah struktur kimiawi lemak, sehingga nantinya akan lebih sulit untuk dicerna oleh tubuh.

Alhasil, akan timbul berbagai efek buruk bagi kesehatan akibat kandugan lemak trans. Mulai dari meningkatnya risiko penyakit jantung, kanker, diabetes, hingga obesitas.

Namun, penting untuk membedakan jenis lemak trans alami yang memang sudah ada di dalam makanan, dan lemak trans buatan yang terbentuk dari hasil pemanasan minyak pada suhu tinggi.

Sejauh ini, lemak trans alami dalam makanan belum terbukti memiliki efek buruk bagi kesehatan yang sama seperti lemak trans buatan dalam gorengan.

Halaman selanjutnya

3. Mengandung banyak minyak

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved