10 Tips Agar Tak Jadi Korban Kejahatan Saat di Luar Negeri

para turis terkadang menjadi sasaran utama para penjahat karena dianggap tidak mengenal daerah setempat.

Editor: Geafry Necolsen
AFP
Selfie di menari Paris, Prancis 

10 Tips Agar Tak Jadi Korban Kejahatan Saat di Luar Negeri

TRIBUNTRAVEL.COM - Menikmati liburan ke luar negeri bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekakigus menakutkan.

Pasalnya, para turis terkadang menjadi sasaran utama para penjahat karena dianggap tidak mengenal daerah setempat.

Untuk menghindari hal tersebut, ada sejumlah tips yang bisa kalian simak agar tetap aman saat liburan ke luar negeri.

1. Dapatkan asuransi perjalanan

Sejauh ini, memiliki asuransi perjalanan adalah tips terpenting bagi mereka yang ingin bepergian ke luar negeri.

Asuransi perjalanan dapat melindungi turis jika harus membatalkan dan mengubah rencana perjalanan.

Selain itu, berguna juga jika turis ketinggalan transportasi atau penundaan keberangkatan.

Ini juga dapat melindungi turis jika terluka dan membutuhkan bantuan medis, jika barang-barang rusak atau jika paspor, uang, bagasi, atau barang lainnya hilang dicuri.

Jika tidak memiliki asuransi perjalanan, kamu harus membayar sendiri untuk menangani masalah apa pun saat bepergian.

Baca juga: Sering Diabaikan, Seberapa Penting Asuransi Perjalanan bagi Wisatawan?

Baca juga: Maskapai Ini Beri Asuransi hingga Rp 9 Miliar Jika Penumpangnya Terinfeksi Covid-19

2. Jangan memamerkan barang berharga

Jam tangan, tas mahal, perhiasan, perangkat elektronik seperti ponsel dan tablet semuanya bisa jadi sasaran pencuri.

Bahkan kamera mewah pun bisa menjadikan para turis sebagai target, jadi kemaslah barang-barang yang fungsional namun murah.

3. Hindari area tertentu

Gang gelap, area yang menakutkan, dan bahkan stasiun bus atau kereta api di malam hari bisa menjadi rumah bagi beberapa penjahat.

Jika merasa tidak nyaman, coba masuk ke area yang sangat sibuk seperti restoran atau bar.

Jika merasa sedang diikuti, mintalah bantuan seseorang yang tampak seperti petugas keamanan atau polisi atau masuklah ke hotel terdekat.

4. Berpakaianlah dengan benar

Hindari mengenakan apa pun yang memperlihatkan bahwa kamu adalah turis, seperti kaus bertuliskan nama.

Mengalungkan kamera di leher juga menjadi salah satu hal yang memperlihatkan bahwa kamu seorang turis.

Sayangnya, wanita bisa menjadi target pria jika mereka mengenakan pakaian yang lebih terbuka.

Hal ini terutama dapat terjadi di negara-negara panas di mana turis cenderung mengenakan celana pendek dan kaus.

5. Waspadai penipuan

Ada banyak penipuan di luar sana yang sering digunakan pada wisatawan.

Beberapa penipuan berfungsi untuk mengalihkan perhatian saat penjahat sedang beraksi untuk mencopet.

Cari tahu tentang penipuan yang biasa dicatat di blog dan forum ke mana pun kamu bepergian.

tribunnews
Ilustrasi (Flickr/ Chris Betcher)

6. Kunci pintu Anda

Kunci jendela dan pintu di mana pun kamu tinggal.

Kemudian, letakkan dan kuncilah barang-barang ke dalam tempat penyimpanan yang tersedia di tempat tinggalmu.

Idealnya, pilihlah penginapan yang memiliki brankas sehingga meskipun ada pembobolan, barang berhargamu tetap aman.

7. Lakukan penelitian

Sebelum bepergian, lakukan riset tentang area tempat kamu tinggal saat di luar negeri.

Cari tahu di mana lebih banyak turis, di mana kejahatan terjadi, di mana kantor polisi berada, di mana kantor kedutaan berada, dan layanan transportasi apa yang tersedia.

8. Buat daftar nomor darurat

Buatlah daftar nomor darurat untuk negara yang kamu kunjungi.

Ini termasuk alamat kedutaan, email dan nomor telepon.

Simpan nomor pada ponsel dan sebarkan ke teman anda jika sewaktu-waktu ponselmu hilang atau kehabisan baterai.

9. Simpan paspor dan kartu-kartu dengan baik

Selalu simpan uang, kartu-kartu, dan dokumen di tas yang kamu bawa setiap saat.

Paspor dan uang adalah jalan pulang, jika dicuri kamu bisa terjebak di negara asing untuk sementara waktu.

10. Hindari membawa uang tunai

Ada baiknya memiliki uang tunai untuk taksi atau vendor yang hanya menerima uang tunai, tetapi bukanlah hal yang baik untuk mengandalkannya.

Hal itu karena uang tunai dapat dengan mudah dicuri.

Alangkah lebih baik untuk menggunakan kartu perjalanan atau kartu kredit/ debit, karena dapat diblokir jika dicuri.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved