Ketika Mobil Ditinggal Liburan atau Cuti Panjang, Perlukah Aki Mobil Dicabut?

Ada yang beranggapan mencabut aki bisa merusak bagian mesin terutama pada mesin injeksi yang memiliki banyak sensor.

Editor: Geafry Necolsen
Otomotif.net
Ada yang beranggapan mencabut aki bisa merusak bagian mesin terutama pada mesin injeksi yang memiliki banyak sensor. 

Ketika Mobil Ditinggal Liburan atau Cuti Panjang, Perlukah Aki Mobil Dicabut?

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL - Aki menjadi sumber utama saat menghidupkan mesin mobil. Maka dari itu, kondisi komponen itu juga harus tetap prima agar bisa digunakan secara optimal.

Salah satunya, yakni dengan melakukan pemanasan mesin secara rutin. Tetapi, bagaimana jika mobil tidak digunakan dalam jangka waktu beberapa lama karena ditinggal liburan atau mudik.

Biar Enggak Nyesek, Cicil Biaya Mudik 2020 Mulai dari Sekarang

Nyaman Saat Hujan, Perhatikan Wiper Mobil Cukup Pakai Shampo

Banyak yang beranggapan, jika mobil tidak digunakan dalam jangka waktu tertentu lebih baik aki dicabut.

Ada juga yang beranggapan mencabut aki bisa merusak bagian mesin terutama pada mesin injeksi yang memiliki banyak sensor.

Lantas bagaimana seharusnya?

Teknik jumper aki mobil.(Ghulam/Otomania) Menurut Service Parts Division Head PT Astra Daihatsu Motor ( ADM) Anjar Rosjadi, jika mobil ditinggal dalam waqktu beberapa lama sebaiknya aki dicabut.

“Sebaiknya aki dicabut, ini untuk menjaga agar kondisi aki tepat terjaga dan tidak soak atau rusak saat digunakan,” kata Anjar kepada Kompas.com, Sabtu (31/1/2020).

Anjar menambahkan, jika aki tidak dilepas saat mobil ditinggal pergi dalam waktu beberapa lama, maka arus aki bisa berkurang.

Hal ini disebabkan karena meskipun mesin mobil mati tetapi beberapa komponen tetap membutuhkan arus kelistrikan.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved