Wisata Religi ke Masjid Shiratal Mustaqiem Samarinda, Ada Alquran Berusia 400 Tahun

Masjid Shiratal Mustaqiem merupakan masjid tertua umat muslim yang ada di Kota Samarinda.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Masjid Shiratal Mustaqim. Masjid Shiratal Mustaqiem merupakan masjid tertua umat muslim yang ada di Kota Samarinda. 

Wisata Religi ke Masjid Shiratal Mustaqiem Samarinda, Ada Alquran Berusia 400 Tahun

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL -  Kota Samarinda memiliki beragam wisata yang bisa dikunjungi oleh para wisatawan, mulai dari wisata alam hingga wisata religi.

Jika selama ini Anda hanya berkunjung dan beribadah di Masjid Islamic Center Samarinda, maka masjid tertua yang ada di Samarinda berikut ini wajib masuk dalam daftar wisata religi Anda selanjutnya.

Masjid tua ini berada di Jalan Pangeran Bendahara Rt.07 Nomor. 20, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Provinsi Kalimantan Timur.

Baca: Catat Tanggalnya, Kalender Event Samarinda Bulan Maret 2019 Ada Festival Baru yang Dihelat Tahun Ini

Dilansir Tribun Wiki dari Dinas Pariwisata Kota Samarinda, masjih ini dibangun pada tahun 1881 silam, tepatnya pada 27 Rajab, 1311 Hijriyah.

Masjid Shiratal Mustaqiem pernah menjadi pemenang ke-2 dalam festival masjid-masjid bersejarah di Indonesia pada tahun 2003 lalu yang dihelat di Masjid AT-Tin TMII di Jakarta.

Jika Anda berkunjung ke Kota Samarinda, wisata religi ke Masjid Shiratal Mustaqiem bisa menjadi pilihan yang tepat.

masjid tua
Interior dalam masjid. (Tribun Kaltim/Budhi Hartono)

Baca: Kalender Event Kutai Kartanegara Bulan Maret 2019, Ada Festival Hari Tanpa Bayangan

Masjid ini memiliki pelataran yang dibatasi dikelilingi pagar terbuat dari kayu.

Masjid didominasi warna hijau dipadu warna kuning, menghiasi seluruh bangunan tua yang bersejarah.

Dari 4000 meter persegi, areal Masjid Shiratal Mustaqim hanya 2.028 meter persegi.

Ruang utama sekitar 418 meter persegi memiliki sudut ruang serambi depan dan sebelah kanan.

masjid tua
Masjid ini didirikan pada tahun 1881. (Tribun Kaltim/Budhi Hartono)

Masjid Shiratal Mustaqiem memiliki gaya atap limas dan bujur sangkar bersusun tiga.

Masjid ini memiliki keunikannya tersendiri, arsitektur masjid ini terbuat dari katu ulin, sementara itu rangka bangunan masjid tidak menggunakan paku dan besi, namun menggunakan pasak.

Pembangunan masjid ini didirikan atas upaya Sayyid Abdurahman Asseggaf atau lebih dikenal sebagai Pangeran Bendahara.

Baca: Kalender Event Kota Balikpapan Selama Bulan Maret 2019, Ada 7 Kegiatan Menarik yang Bisa Didatangi

Ketika selesai pembangunannya, Sultan Kutai Aji Muhammad Sulaiman, menjadi imam masjid pertama yang memimpin shalat di masjid ini.

alquran tua
Alquran tua yang diyakini sudah berusia 400 tahun. (Tribun Kaltim/Budhi Hartono)

Masjid Shiratal Mustaqiem juga menyimpan Kitab Al Quran tertua. Ishak Ismail memperkirakan kitab suci Al Quran yang disimpan berusia 400 tahun lebih.

Al Quran tersebut, ditulis dengan tangan.

Sampul depan kitab terlihat adanya kulit berwarna coklat hitam. Ketebalannya kitab ini, sekitar 10 sentimeter, terdapat coretan tinta pada bagian tumpukan lembar luar.

Diperkirakan kitab Al Quran itu menggunakan kertas yang berasal dari negara Eropa.

Kini kitab Al Quran itu dijaga dan dirawat dengan menggunakan sebuah kota berkaca. Pengunjung bisa melihat secara dekat dari luar kaca saja.

Sumber: Tribun Kaltim

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved