Gulo Puan, Kuliner Khas Palembang yang Langka, Dulu Jadi Favorit Bangsawan

Kuliner khas Palembang mungkin yang langsung terlintas adalah pempek. Namun, pernahkah kamu mendengar kata gulo puan?

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Kuliner khas Palembang mungkin yang langsung terlintas adalah pempek. Namun, pernahkah kamu mendengar kata gulo puan? 

Gulo puan yang sudah masak tersebut menjadi berwarna cokelat, bertekstur lembut namun sedikit berpasir.

Tidak hanya manis, rasa gulo puan juga ada sedikit gurih dan sering disebut sebagai keju manisnya Indonesia.

Gulo puan biasanya dinikmati untuk campuran minum kopi, teh atau olesan roti dan pisang goreng.

Warga menyajikan gulo puan bersama penganan kecil di pusat pembuatan gulo puan di Desa Pulo Layang, Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (13/2/2015). Makanan olahan tradisional Sumatera Selatan berbahan susu kerbau rawa dan gula yang kini langka ini juga biasa disajikan bersama teh atau kopi.
Warga menyajikan gulo puan bersama penganan kecil di pusat pembuatan gulo puan di Desa Pulo Layang, Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, Jumat (13/2/2015). Makanan olahan tradisional Sumatera Selatan berbahan susu kerbau rawa dan gula yang kini langka ini juga biasa disajikan bersama teh atau kopi. (KOMPAS/IRENE SARWINDANINGRUM)

Gulo puan yang diolah secara tradisional ini sangat sulit untuk ditemukan dan harganya mahal.

Biasanya gulo puan hanya dijual oleh beberapa pedagang kaki lima di waktu tertentu saja, yaitu sekitar waktu shalat Jumat di Masjid Agung Kota Palembang.

Atau terkadan dijual di Pasar 26 Ilir Palembang pada Sabtu dan Minggu dengan harga sekitar Rp 100.000 per kilogram (kg).

Favoritnya Bangsawan Zaman Dulu

Berbicara soal cerita zaman dahulu, konon kudapan gulo puan ini menjadi favoritnya para bangsawan di Kesultanan Palembang Darrussalam.

Pada masa itu gulo puan bahkan menjadi semacam upeti dari masyarakat Pampangan, Ogan Komering Ilir (OKI) kepada Sultan Palembang.

Kemudian seiring berkembangnya zaman, gulo puan mulai dikenal masyarakat luas dan menjadi kudapan khas yang hanya bisa ditemui di Palembang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved