Bijak Menyajikan Makanan untuk Anak, Karena Mepengaruhi Perilakunya

Anak yang makan makanan sehat bergizi biasanya mampu mengatasi stress dan mengatur emosinya dengan baik.

istimewa
Anak yang makan makanan sehat bergizi biasanya mampu mengatasi stress dan mengatur emosinya dengan baik. 

Bijak Menyajikan Makanan untuk Anak, Karena Mepengaruhi Perilakunya

TRIBUNKALTIM.CO -  Menurut American Psychological Association, selain cukup atau kurangnya perhatian orang tua, perilaku anak dipengaruhi makanan yang mereka makan juga.

Pasalnya, anak yang makan makanan sehat bergizi biasanya mampu mengatasi stress dan mengatur emosinya dengan baik.

Bagaimana bisa makanan memengaruhi perilaku anak? Simak penjelasannya di bawah ini.

Perilaku anak dipengaruhi makanan yang dimakan sehari-hari

Tiap anak memerlukan nutrisi yang baik untuk tumbuh kembangnya. American Psychological Association (APA) mengatakan bahwa anak berusia 2 tahun ke atas butuh makanan sehat yang mencakup buah, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak dan produk susu rendah lemak.

APA juga menyarankan untuk membatasi anak-anak Anda makan makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans, kolesterol serta pemanis buatan.

Selain perilaku, makanan juga memengaruhi perkembangan kognitif anak. Contohnya, anak-anak yang mengonsumsi makanan yang tidak sehat biasanya kesulitan untuk berkonsentrasi, tubuhnya gampang capek, mudah tersinggung dan cenderung menghadapi kesulitan dalam belajar.

Parahnya lagi, nantinya mereka diprediksi dapat menyebabkan masalah perilaku dan sosial. Jika orang tua membiasakan makan makanan yang sehat pada anak sejak awal, kemungkinan anak akan memiliki perilaku yang baik saat dewasa nanti, begitu menurut APA.

Perilaku anak yang mengidap ADHD juga dipengaruhi oleh makanannya
APA juga menjelaskan bahwa ada pengaruh antara asupan makanan dengan perilaku anak yang mengidap ADHD.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved