Sejarah Diskon, Diterapkan Pertama Kali pada 1887

Ilustrasi Diskon. Pada tahun 1887 sebuah perusahaan minuman ringan menemukan ide untuk memberikan kupon diskon sebagai teknik promosi produknya di tah

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Ilustrasi Diskon. Pada tahun 1887 sebuah perusahaan minuman ringan menemukan ide untuk memberikan kupon diskon sebagai teknik promosi produknya di tahun 1887. 

Sejarah Diskon, Diterapkan Pertama Kali pada 1887

TRIBUNKALTIM.CO - Harbolnas atau hari belanja online nasional yang diselenggarakan oleh hampir semua e-commerce menawarkan potongan harga yang lumayan.

Harbolnas di Indonesia sendiri terinspirasi dari gerakan "Cyber Monday" yang telah ada di negara besar seperti Amerika, Kanada, Inggris dan Jepang.

Laman Reader Digest menyebutkan bahwa istilah "Cyber Monday" diciptakan pada tahun 2005 oleh Ellen Davic, wakil presiden senior penelitian dan inisiatif strategis untuk Federasi Ritel Nasional.

Baca juga: Fakta Tentang Kue Ulang Tahun, Dari Mana Tradisi Ini Berasal?

Baca juga: Ini Asal Muasal Kata Uang dan Duit

Event ini memang menjadi kabar gembira bagi para penggila belanja untuk mencari aneka produk, baik yang dibutuhkan atau hanya ikut-ikutan karena terbuai dengan banyaknya diskon.

Namun, tahukah Anda siapakah perusahaan atau orang pertama yang memberi diskon?

Dilansir dari laman Time, pemberian diskon pertama kali diciptakan oleh perusahaan minuman bersoda Coca-Cola.

Asa Candler, pendiri perusahaan ini, menemukan ide untuk memberikan kupon diskon sebagai teknik promosi produknya di tahun 1887.

Tekik promosi yang ditemukan Candler ini ternyata mampu membuat Coca-Cola menjadi produk minuman yang mendominasi pasar.

Baca juga: Siapa Sangka, Penemu dan Pendiri Coca-Cola Meninggal dalam Keadaan Miskin

Kupon diskon yang diciptakannya saat itu hanya berupa tulisan tangan yang menawarkan segelas Coca-Cola gratis yang kemudian menawarkan Coca-Cola hanya dengan harga 5 sen.

Tahun 1894 dan 1913, diperkirakan 1 dari 9 orang Amerika telah menerima Coca-Cola gratis, dengan total 8.500.000 minuman gratis. Pada tahun 1895, Coca-Cola pun tersebar di seluruh Amerika.

Baca juga: Fakta Unik Pepsi, Pernah Menyebabkan Kerusuhan di Filipina

Pada awal 1900-an, diskon mulai merambah produk sereal. Kemudian, tahun 1930 penggunaan kupon diskon ini menjadi besar sejak adanya krisis ekonomi global.

Sementara itu, pada tahun 1940 supermarket mulai menggunakan cara ini untuk menarik pengunjung agar tidak berbelanja di toko lainnya.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved