Ada Banyak Manfaat yang Didapat dari Mengomsumsi Cokelat, Salah Satunya Bisa Membuatmu Lebih Bahagia

Telah banyak diketahui bahwa mengonsumsi cokelat dapat bermanfaat bagi kesehatan.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Telah banyak diketahui bahwa mengonsumsi cokelat dapat bermanfaat bagi kesehatan 

Ada Banyak Manfaat yang Didapat dari Mengomsumsi Cokelat, Salah Satunya Bisa Membuatmu Lebih Bahagia

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI -  Telah banyak diketahui bahwa mengonsumsi cokelat dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Cokelat juga dapat menjaga tekanan darah, menurunkan risiko stroke, bahkan meningkatkan perlindungan kulit terhadap sinar matahari, hingga memberikan rasa bahagia.

Ternyata manfaat cokelat tidak berhenti sampai di situ saja, lho. Makan cokelat juga terbukti bisa membantu meningkatkan kecerdasan. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya di sini.

Cokelat bisa meningkatkan kinerja otak
Dalam sebuah penelitian yang berlangsung selama lebih dari 30 tahun di Amerika Serikat, para ahli melibatkan sekitar seribu orang peserta yang akan diamati.

Perkembangan kemampuan kognitif seribu orang peserta penelitian tersebut terus dipantau.

Baca juga: Sering Makan Makanan Pedas Bikin Cepat Pikun? Ini Faktanya

Baca juga: Untuk Memperkuat Daya Ingat, Coba Konsumsi Madu Secara Rutin

Para peneliti menggunakan sebuah tes untuk mengukur kinerja otak para peserta yang mengonsumsi cokelat secara rutin.

Tes tersebut meliputi penilaian terhadap ingatan verbal, ingatan visual dan spasial, pengorganisasian, penalaran abstrak, scanning dan tracking, termasuk tes daya ingat secara umum.

Penelitian tersebut menemukan bahwa peserta yang makan cokelat sebanyak sekali setiap pekan atau lebih dari sekali dalam sepekan, memiliki nilai tes yang lebih tinggi dibandingkan dengan partisipan yang makan cokelat kurang dari satu kali dalam sepekan.

Penelitian lain juga menemukan bahwa konsumsi cokelat secara rutin dapat memperbaiki fungsi kognitif pada pasien dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment), yang seringnya merupakan kondisi yang dapat berkembang menjadi demensia atau pikun.

Di era 90-an, ada banyak jenis cokelat populer dan murah yang digemari semua kalangan anak-anak.
Di era 90-an, ada banyak jenis cokelat populer dan murah yang digemari semua kalangan anak-anak. (Istimewa)

Jadi benarkah makan cokelat bisa bikin pintar?
Para peneliti mengakui bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dengan pasti bagaimana cokelat dapat meningkatkan kemampuan otak.

Namun, para ahli meyakini bahwa kandungan flavonoid yang sangat kaya dalam cokelat dapat melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia.

Selain itu, kandungan lainnya seperti kafein dan theobromine juga dapat meningkatkan kewaspadaan dan kesehatan mental.

Cokelat juga mengandung methylxanthines yang dapat meningkatkan kemampuan berkonsentrasi.

Senyawa-senyawa inilah yang diperkirakan dapat meningkatkan aliran darah ke otak dan meningkatkan kinerja otak. Dengan kinerja otak yang baik, tentu tingkat kecerdasan seseorang akan mengikuti.

 Akan tetapi, untuk mendapatkan manfaat makan cokelat bagi kecerdasan, Anda tidak boleh sembarangan memilih cokelat. Masalahnya, saat ini ada banyak sekali jenis cokelat yang tersedia.

Selalu pilih cokelat yang paling gelap, misalnya cokelat hitam. Alasannya karena cokelat hitam kandungan kokoanya masih tinggi dan tidak banyak dicampur bahan tambahan lainnya seperti susu, krim, atau gula.

Semakin tinggi kandungan kokoa, kandungan flavonoid dan senyawa penting lainnya lebih banyak.

Cokelat akan mudah ditumbuhi jamur jika disimpan pada tempat yang terlalu lembap dan basah.
Cokelat akan mudah ditumbuhi jamur jika disimpan pada tempat yang terlalu lembap dan basah. (Istimewa)

Cokelat, pola hidup sehat, dan kecerdasan
Peneliti menegaskan bahwa konsumsi cokelat secara rutin memang bermanfaat bagi kinerja otak dan memiliki efek perlindungan terhadap penurunan fungsi kognitif. Terutama yang diakibatkan oleh proses penuaan.

Namun, konsumsi cokelat harus selalu diimbangi dengan pola makan dan gaya hidup yang sehat secara keseluruhan.

Kebanyakan cokelat mengandung kalori dan gula yang cukup tinggi sehingga perlu adanya pertimbangan mengenai asupan kalori total dengan kebutuhan kalori setiap harinya.

Selain itu, kecerdasan bukan hanya dipengaruhi oleh makanan saja. Masih banyak sekali faktor lain yang bisa membentuk kecerdasan.

Misalnya kesehatan otak, faktor genetik, dan tentu saja faktor usaha dari pribadi masing-masing.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved