Kalap Belanja Online Selama Pandemi? Begini Cara Mengendalikannya

Hati-hati, hal ini harus dikontrol jika tak ingin keuangan Anda bobol karena terlalu banyak berbelanja.

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Hati-hati, kecanduan belanja secara online ini harus dikontrol jika tak ingin keuangan Anda bobol karena terlalu banyak berbelanja. 

TRIBUNKALTIM.CO – Survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, responden mengaku melakukan aktivitas belanja online selama di rumah saja pada masa pandemi virus corona.

Hal ini terjadi karena adanya perubahan aktivitas belanja untuk mencegah penularan virus corona.

Menurut survei BPS, 31 persen responden mengaku mengalami peningkatan aktivitas belanja online dan 28 persennya mengalami penurunan.

Adapun mereka yang mengalami peningkatan, mengalami peningkatan mencapai 42 persen dalam aktivitasnya berbelanja secara online.

Responden perempuan disebut memiliki kecenderungan lebih besar untuk belanja online dibandingkan responden laki-laki.

Cashback belanja online ini merupakan bagian dari prorgam Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN.
Cashback belanja online ini merupakan bagian dari prorgam Pemulihan Ekonomi Nasional atau PEN. (iStockPhoto)

Siapa yang termasuk kalap belanja online selama berada di rumah saja?

Hati-hati, hal ini harus dikontrol jika tak ingin keuangan Anda bobol karena terlalu banyak berbelanja.

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group, Andy Nugroho, mengatakan, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menekan pengeluaran karena hasrat berbelanja adalah merancang budget belanja dan daftar barang yang dibutuhkan.

“Terutama barang-barang yang kita butuhkan. Jadi orientasi kita, belanja pada barang-barang tersebut,” kata Andy, saat dihubungi Kompas.com.

Seringkali, belanja online menjadi sangat impulsif. Kita membeli barang yang kita inginkan, padahal sebenarnya tidak dibutuhkan.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved