Mengapa Penumpang Pesawat Dilarang Saling Bertukar Tempat Duduk? Ini Alasannya

Bukan tanpa alasan, larangan ini berkaitan dengan keselamatan penerbangan dan penumpang itu sendiri.

Editor: Geafry Necolsen
Kompas
Bukan tanpa alasan, larangan bertukar tempat duduk ini berkaitan dengan keselamatan penerbangan dan penumpang itu sendiri. 

Dilansir TribunTravel dari Travel+Leisure, pusat kesimbangan sebuah pesawat akan terancam selama lepas landas.

Untuk itu, pilot harus mengetahui berat pesawat atau nomor indeks.

Tujuannya tentu saja untuk mengatur trim yang digunakan untuk mempertahankan kecepatan udara.

"Jika trimnya salah, maka pesawat itu bisa jatuh saat lepas landas," kata seorang pilot bernama Magnar Nordal pada Quora.

Sementara itu, Darren Patterson, pilot di salah satu maskapai AS, mengatakan bahwa hal itu tidak terlalu berpengaruh pada pesawat besar.

"Pada pesawat yang besar dan lebar, satu orang dapat memindahkan 10 baris kursi dan efeknya pada keseimbangan dapat diabaikan," ujar Patterson, dikutip dari BBC.

Menurut United Airlines, beberapa kursi sengaja dikosongkan untuk 'alasan operasional'.

Itulah alasan mengapa penumpang dilarang berpindah tempat duduk sesuka hati.

Untuk pesawat berbadan besar dan lebar, perpindahan penumpang tidak terlalu berpengaruh.

Namun berbeda dengan pesawat regional yang berbadan lebih kecil dan sempit.

Meski demikian, saat pesawat sudah berhasil lepas landas, para penumpang tak perlu takut berjalan atau berpindah tempat.

Karena hal ini tidak akan berpengaruh pada distribusi berat di pesawat selama terbang.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved