Seharian di Ruangan Ber-AC, Apa Dampaknya Terhadap Kesehatan?

Dalam ruangan kantor menggunakan AC, di dalam kendaraan juga menggunakan AC, dan terakhir pulang ke rumah lalu tidur juga menggunakan AC

Editor: Geafry Necolsen
Istimewa
Ilustrasi ruangan ber-AC. Cobalah untuk tidak selalu menggunakan AC, contohnya dengan tidak menggunakan AC di rumah. 

Seharian di Ruangan Ber-AC, Apa Dampaknya Terhadap Kesehatan?

TRIBUNKALTIM.CO, WIKI - Zaman sekarang, air conditioning atau biasa disebut AC, sudah menjadi kebutuhan primer bagi sebagian kaum perkotaan yang rata-rata suhunya sekitar 30 derajat celcius setiap harinya.

Dalam ruangan kantor menggunakan AC, di dalam kendaraan juga menggunakan AC, dan terakhir pulang ke rumah lalu tidur juga menggunakan AC, rasanya hidup akan terasa panas tanpa bantuan AC sehari-hari.

Lalu, adakah efek seharian di ruangan ber-AC bagi kesehatan tubuh?

Bahaya berada seharian di ruangan ber-AC
Para peneliti di Louisiana Medical Center menemukan, AC diketahui dapat menyebabkan penyakit pada pernapasan manusia, atau disebut legionairre (infeksi saluran pernapasan akut), dan juga sebagai penyakit menular yang berpotensi fatal menghasilkan demam tinggi dan radang paru-paru.

Selain itu, efek seharian di ruangan ber AC dapat menghilangkan kelembaban udara dalam ruangan, yang mana tidak sehat bagi sistem pernapasan manusia.

Embusan dingin udara yang dikeluarkan dari air conditioning juga memiliki dampak buruk bagi kulit. Hal ini berdampak dengan mengikisnya bagian luar epidermis kulit, yang akhirnya akan menimbulkan kulit kering, mengelupas, dan berujung pecah-pecah.

Apa saja efek seharian di ruangan ber-AC bagi kesehatan tubuh?

Raungan ber-AC
Raungan ber-AC (Grid)

1. Menyebabkan kelelahan
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang bekerja di lingkungan dan udara yang cenderung menggunakan AC setiap hari non-stop lebih rentan mengalami sakit kepala yang hebat serta mudah lelah.

Hal ini, disebabkan oleh ruangan yang terus menerus dipompa oleh udara sejuk dan dingin yang akan memproduksi lendir iritasi membran (diproduksi terus menerus) serta dapat mengakibatkan sesak napas.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved