Selain Covid-19, Flu dan Infeksi Bakteri Mematikan Lainnya Harus Diwaspadai Saat Musim Hujan

Flu adalah salah satu penyakit yang cukup mewabah pada musim hujan, terutama saat banjir seperti saat ini.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim/NEVRIANTO
Warga terpaksa menuntun sepeda motor yang mogok lewat trotoar Simpang Mall Lembuswana, Samarinda karena banjir setelah diguyur hujan Kamis (30/4/2020). 

Selain Covid-19, Flu dan Infeksi Bakteri Mematikan Lainnya Harus Diwaspadai Saat Musim Hujan

TRIBUNKALTIM.CO, TRAVEL – Bahkan jauh sebelum kemunculan Covid-19 yang kini menjadi pandemi, saat traveling, atau beraktivitas di luar rumah, sesorang akan mudah terpapar virus atau bakteri.

Flu adalah salah satu penyakit yang cukup mewabah pada musim hujan, terutama saat banjir seperti saat ini.

Baca juga: Jika Sakit Saat Liburan, Apa yang Harus Dilakukan?

Baca juga: Daftar Obat-obatan yang Sebaiknya Dibawa Saat Liburan

Bisakah flu membuat seseorang jatuh sakit begitu parah sampai meninggal dunia?

Penyakit bernama Spanish Flu pernah membunuh 50 orang pada 1918. Namun apakah flu biasa separah itu?

Mengutip Science Alert, Kamis (2/1/2020), flu merupakan gabungan dari beberapa gejala seperti batuk, bersin, hidung yang terus-menerus mengeluarkan cairan, kelelahan, dan demam.

Hujan Saat Liburan? Jangan Lupa Siapkan 5 Barang Ini di Tas Kita

Travelling Saat Musim Hujan, Jangan Lupa Minum Minuman Ini Agar Tetap Hangat

Penyebab paling umum dari flu adalah rhinovirus, namun beberapa jenis flu disebabkan oleh adenovirus, serta virus influenza dan para influenza.

Flu pada umumnya merupakan penyakit yang mudah disembuhkan. Namun, jika terdapat infeksi bakteri terhadap rhinovirus atau beberapa virus lainnya, flu bisa jadi mematikan.

Hal tersebut sangat memungkinkan karena saat banjir, ketika banyak virus dan bakteri yang mungkin hinggap.

Bakteri tersebut bisa jadi memperparah flu, dan menyebabkan komplikasi sehingga kondisi tubuh akan semakin rapuh.

Sangat Nikmat Disantap saat Musim Hujan, Berikut Rekomendasi 10 Kuliner Khas Sulawesi Selatan

Nyaman Saat Hujan, Perhatikan Wiper Mobil Cukup Pakai Shampo

Menghangatkan Tubuh Saat Musim Hujan, Berikut ini 3 Minuman Tradisional di Kota Bandung

Faktor risiko Studi membuktikan bahwa pasien yang telah melakukan operasi tulang belakang cenderung lebih mudah terserang infeksi pernapasan.

TRIBUNKALTIM.CO - Dokter tidak akan memberi Anda lampu hijau untuk bepergian selama pandemi.
Dokter tidak akan memberi Anda lampu hijau untuk bepergian selama pandemi. (istimewa)

Jika sudah mengalami infeksi pernapasan, beberapa virus seperti adenovirus dengan mudah bisa menjangkau organ pencernaan, hati, sampai saluran kemih.

Beberapa virus seperti influenza bisa menyebabkan inflamasi pada paru. Pada kondisi yang lebih serius, virus influenza bisa menyebabkan bacterial pneumonia yaitu pneumonia yang disebabkan oleh bakteri.

Infeksi bakteri yang sebelumnya dimasuki oleh virus menjadi penyebab flu bisa menyebabkan kematian.

Risiko lebih tinggi pada beberapa orang Penelitian menyebutkan bahwa orang dengan usia tua lebih mudah terjangkit infeksi akibat flu, dibandingkan orang dewasa atau anak-anak.

5 Jenis Asuransi Buat Traveler yang Bepergian ke Tempat dengan Potensi Banjir

Saat Berwisata Terkena Banjir, Lakukan Hal Ini

Selain itu, orang yang merokok (baik aktif maupun pasif) juga lebih mudah terserang flu serta infeksi bakteri.

Kelompok lainnya yang sangat mudah terserang infeksi dan flu adalah orang-orang yang memiliki masalah pada paru.

Misal, orang yang memiliki asma, cystic fibrosis atau Chronic Obstructive Pulmnary Disease (COPD).

Transportasi umum
Transportasi umum (istimewa)

Infeksi dengan virus yang menyebabkan inflamasi pada saluran pernapasan bisa membuat bernapas menjadi sangat sulit.

Orang yang mengidap COPD dan terkena flu ringan juga sangat rentan terkena infeksi bakteri yang menyebabkan kematian.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved