Mengajak Anak Liburan Terbukti Meningkatkan Kecerdasan Mereka

Liburan bersama anak-anak akan menciptakan kenangan yang akan tersimpan rapat di dalam otak mereka dalam jangka waktu yang lama.

Editor: Geafry Necolsen
Popsugar
Liburan bersama anak-anak akan menciptakan kenangan yang akan tersimpan rapat di dalam otak mereka dalam jangka waktu yang lama. 

Mengajak Anak Liburan Terbukti Meningkatkan Kecerdasan Mereka

TRIBUNKALTIM.CO - Selain bisa melepas penat, liburan ternyata punya banyak manfaat dan pengaruh besar pada pertumbuhan kecerdasan anak.

Apapun destinasinya, kebersamaan yang tersaji selama liburan nggak cuma bikin senang mereka.

Tetapi juga menciptakan kenangan yang akan tersimpan rapat di dalam otak mereka dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga: Liburan Bersama Anak saat Pandemi, Ini Tips Agar Aman

Baca juga: Liburan, Jangan Biarkan Anak Terlalu Lama Nonton

Hal ini yang akan memberikan pengaruh kepada taraf kebahagiaan yang mereka tengah dan akan miliki ke depannya.

Semakin sering mereka diajak liburan, semakin banyak memori bahagia yang tersimpan.

“Setiap anak punya pandangan bahwa liburan keluarga adalah pengalaman yang sangat bernilai dan nggak boleh dilewatkan, baik untuk jangka waktu yang pendek maupun panjang” ungkap seorang psikolog asal Inggris, Oliver James.

 Liburan dan Nonton Bareng Anak, Ini yang Harus Diperhatikan

 Anak yang Rajin Sarapan, Lebih Cerdas Secara Akademis

Para ahli pendidikan anak bahkan setuju jika orang tua lebih menghabiskan uangnya untuk liburan dengan anak ketimbang membelanjakan mereka mainan atau gadget.

Alasannya cuma satu, anak cenderung merasa bosan dengan gadget maupun mainan yang dimiliki.

“Momen-momen seperti ngobrol bareng, berbagi es krim hingga seru-seruan bareng bakal tersimpan rapat di memori mereka. Jadi, kalau kamu punya uang banyak, kamu tahu bakal dialokasikan untuk apa” tambahnya seperti yang dilansir oleh Telegraph.

 Sebaiknya Ajak Liburan Luar Ruangan, Kebanyakan Main Game Bisa Bikin Anak Pingsan

 Umur Berapa Anak Bisa Diajak Traveling?

Banyak yang berpendapat adalah orang tua yang baik adalah orang tua yang mampu membuat anaknya bahagia dengan cara apapun.

Karena, kualitas kebahagiaan seorang anak akan berimbas kepada kemampuan kognitif mereka.

Dan jika traveling adalah salah satu cara yang efektif, maka nggak ada alasan buat mereka absen mengajak anaknya liburan. Apalagi jika destinasi yang dipilih punya nilai edukasi tinggi.

“Tujuan destinasi wisata selalu menawarkan pengalaman baru yang bakal mengasah kemampuan sosial, fisik, kognitif, dan interaksi seorang anak.

Bayangkan kehangatan yang bakal tercipta ketika kamu berenang bersama, menjelajah hutan belantara hingga berkemah di atas gunung sambil BBQ” pandang psikoterapis asal Inggris, Dr. Margot Sunderland.

 Kado Terbaik untuk Anak, Bukan Mainan, Tapi Liburan!

 Tips Memilih Film Kartun yang Aman dan Mendidik untuk Anak

“Liburan keluarga bahkan dapat meningkatkan kemampuan belajar dan perencanaan yang baik bagi anak. Keduanya bakal diimbangi dengan peningkatan kesehatan, baik fisik maupun mental” tambahnya.

Sebagai acuannya, sebuah penelitian yang dilakukan Family Holiday Association pada 2015 menyebutkan bahwa 49 persen responden memiliki kenangan bahagia saat liburan keluarga.

Bahkan sepertiga responden masih memiliki kenangan yang kuat akan liburan keluarga mereka di masa kecil.

Jadi, sudah jelas kalau liburan keluarga nggak cuma punya pengaruh bagus untuk jangka pendek, tetapi juga masa depan sang buah hati.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved