Berapa Jatah Bagasi untuk Bayi Saat Naik Pesawat? Juga Tips Agar Bayi Tak Rewel di Pesawat

Orangtua takut jika bayinya rewel dan menangis saat berada di dalam pesawat, sehingga membuat penumpang lain merasa terganggu.

Shutterstock
Orangtua takut jika bayinya rewel dan menangis saat berada di dalam pesawat, sehingga membuat penumpang lain merasa terganggu. 

Berapa Jatah Bagasi untuk Bayi Saat Naik Pesawat? Juga Tips Agar Bayi Tak Rewel di Pesawat

TRIBUNTRAVEL.COM - Membawa buah hati naik pesawat bisa menjadi pengalaman yang bisa menimbulkan kecemasan.

Orangtua takut jika bayinya rewel dan menangis saat berada di dalam pesawat, sehingga membuat penumpang lain merasa terganggu.

Ada beberapa persiapan yang wajib diketahui oleh orangtua sebelum membawa sang buah hati naik pesawat.

Simak beberapa tips yang telah dihimpun oleh TribunTravel agar perjalanan naik pesawat membawa bayi tidak membuat cemas para orangtua.
Mengenai umur berapakah bayi bisa dibawa naik pesawat terbang tergantung dari ketentuan masing-masing maskapai.

Ada maskapai yang menetapkan batas minimum usia dua hari, ada yang minimum usia 14 hari.

Namun pihak maskapai juga akan meminta Surat Keterangan Medis dari dokter yang menyatakan bahwa bayi cukup sehat untuk terbang.
1. Ketahui usia minimum bayi yang diperbolehkan naik pesawat

Bayi berusia di bawah 2 minggu memiliki risiko lebih besar.

Dalam usia dini ini, daya tahan bayi masih sangat lemah dan karenanya rentan untuk terjangkit penyakit seperti batuk atau flu dari orang sekitar di ruang kabin pesawat nanti.

Mengutip dari Kompas.com, minimum usia 3 bulan dianggap yang paling aman untuk bayi naik pesawat.

Saat mencapai usia ini, daya tahan bayi sudah lebih kuat juga dalam menghadapi perubahan suhu udara.

2. Perhatikan informasi apakah ada jatah bagasi bagi bayi

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved