Jangan Duduk di Tepi Aliran Sungai, 7 Tips Aman Berwisata Air Terjun saat Musim Hujan

berwisata ke air terjun pada kondisi cuaca bercurah hujan tinggi juga terbilang gampang-gampang susah.

Editor: Geafry Necolsen
Tribun Kaltim
Pesona alam air terjun Jantur Kenheq di kawasan Jeram Panjang, hulu Sungai Mahakam, Kecamatan Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (26/11/2018) siang. 

Jangan Duduk di Tepi Aliran Sungai, 7 Tips Aman Berwisata Air Terjun saat Musim Hujan

TRIBUNTRAVEL.COM - Berwisata ke air terjun menjadi aktivitas liburan yang sering diburu saat musim hujan.

Sebab, pada saat seperti ini biasanya air terjun yang kering pada musim kemarau kembali memiliki debit air.

Namun, berwisata ke air terjun pada kondisi cuaca bercurah hujan tinggi juga terbilang gampang-gampang susah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat hendak berkunjung ke air terjun pada musim hujan.

Anggota SAR HNC Lanud Adi Soemarmo, Daris Gama Wijaya mengatakan bahwa wisatawan perlu waspada akan banjir bandang ketika bewisata ke air terjun saat musim hujan.

“Saat sudah turun hujan, hindari lokasi air terjun. Ketika duduk santai jangan di tepi aliran sungai,” kata pria yang akrab disapa Dzakier, Senin (1/2/2021).

Baca juga: Sudah Banyak Makan Korban, Hati-hati Jika Membawa Anak Berwisata ke Pantai

Baca juga: Hotel Cecil, Banyak Tamu yang Tewas di Tempat Ini

Baca juga: 7 Tempat Wisata Paling Berbahaya di Dunia, Takut Ketinggian Sebaiknya Tidak Usah Mengunjunginya

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut tips wisata ke air terjun saat musim hujan yang telah dirangkum:

1. Persiapkan fisik agar tidak sakit

Ilustrasi pria yang berada di bawah air terjun
Ilustrasi pria yang berada di bawah air terjun (Gambar oleh Fifaliana Joy dari Pixabay)
 

Jika ingin meningkatkan kebugaran tubuh sebagai antisipasi terkena penyakit, seperti flu, batuk, atau demam saat musim hujan, kamu bisa mulai olahraga kecil sebelum berwisata.

Selain itu, olahraga juga bisa melemaskan otot agar kamu tetap nyaman sepanjang perjalanan menuju lokasi air terjun.

Terlebih, beberapa air terjun memiliki akses yang cukup terjal untuk sampai ke sana.

Baca juga: Jangan Minum Obat yang Bikin Ngantuk, 9 Hal yang Harus Dihindari Saat Liburan

Baca juga: Selain Kotak P3K, Ini Daftar Obat-obatan yang Wajib Dibawa Saat Liburan

2. Perhatikan cuaca

Sebelum melakukan perjalanan, ada baiknya kamu memeriksan ramalan cuaca di lokasi air terjun yang kini dapat didapat dengan mudah di smartphone.

Jika ramalan cuaca mengatakan bahwa hujan akan turun sepanjang hari di air terjun yang akan dituju, maka sebaiknya tunda kunjungan ke sana demi keselamatan.

3. Tinggalkan air terjun jika hujan mulai turun

Apabila hujan mulai turun, meski gerimis, ada baiknya segera menghindari lokasi air terjun untuk memudahkan perjalanan menjauhi lokasi tersebut.

Sebagai contoh jika wisatawan berkunjung ke Grojogan Sewu di Kabupaten Karanganyar, mereka akan sulit jika menghindari lokasi air terjun saat hujan sudah tiba, bahkan saat hujan mulai turun.

“Kalau di Grojogan Sewu, mau lari saja sudah kesulitan. Katakanlah baru gerimis lalu cepat-cepat (lari) bawa kamera ke tempat teduh, itu kesulitan karena (medannya) bebatuan,” kata Dzakier.

Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar
Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar (Instagram.com/meliya_januarti17)

4. Hindari lokasi air terjun saat hujan tiba

Debit air terjun, terlebih saat hujan tiba, cenderung lebih deras pada musim hujan dibandingkan dengan musim lainnya.

Oleh karena itu, lanjut Dzakier, baiknya wisatawan hindari lokasi air terjun.

“Kita tidak tahu air terjun sumbernya dari mana. Ketika terjadi hujan deras di hulu, bukan tidak mungkin akan terjadi banjir bandang,” ujar dia.

Baca juga: 4 Tempat Wisata yang Larang Turis Gunakan Gadget, Ini Alasannya

Baca juga: Hindari 5 Jenis Makanan Ini Sebelum Naik Pesawat, Agar Perutmu Tak Bermasalah

5. Jangan duduk di tepi aliran sungai saat hujan tiba

Sama halnya dengan menghindari lokasi air terjun, duduk-duduk di tepi aliran sungai pun tidak disarankan saat hujan tiba sebagai antisipasi terjadi banjir bandang tiba-tiba.

6. Bungkus barang bawaan

Meski pengunjung sudah membawa tas, ada baiknya barang bawaan tetap dibungkus pakai plastik jika hendak berwisata ke air terjun saat musim hujan.

“Baju basah tidak apa-apa, asal barang-barang aman. Jas hujan itu sudah pasti dibawa. Sepatu kalau di air terjun jangan yang licin, kayak sepatu hiking bisa. Sol yang agak bergerigi,” tutur Dzakier.

7. Boleh main air, tapi perhatikan cuaca

Pada saat musim hujan, sulit untuk benar-benar diprediksi apakah pada waktu kunjungan hujan akan tiba sesuai prakiraan cuaca atau tidak.

Apabila selama berwisata cuaca hanya mendung dan hujan tidak turun, kamu tetap bisa berenang di kolam atau bermain air di bawah air terjun.

Meski begitu, Dzakier tetap mengimbau agar wisatawan waspada dan tetap berhati-hati selama berwisata.

Pada masa pandemi seperti saat ini, pastikan saat berkunjung tetap melakukan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta tidak bepergian jika demam atau suhu tubuh di atas 37,3 derajat Celsius.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved