Kesal karena Pesawat Delay, Penumpang Ini Ancam Ledakkan Bom di Bandara

Sebagian penumpang memang kurang suka ketika jam terbangnya harus ditunda, seperti yang terjadi pada pria satu ini.

Editor: Geafry Necolsen
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi. Kesal dan tak terima karena delay penerbangannya, seorang penumpang pria langsung marah dan mengeluarkan ancaman untuk meledakkan bom di bandara. 

Kesal karena Pesawat Delay, Penumpang Ini Ancam Ledakkan Bom di Bandara

TRIBUNTRAVEL.COM - Penundaan penerbangan alias "delay" adalah sebuah hal yang mungkin tidak disukai oleh penumpang pesawat.

Apalagi jika penumpang pesawat sedang mengejar waktu supaya bisa cepat sampai di tempat tujuan.

Namun delay bisa terjadi kapan saja, di bandara mana saja, dan dengan alasan yang beragam.

 

Seperti yang terjadi di Bandara Internasional Oakland, California, Amerika Serikat (AS) baru-baru ini, sebuah pesawat yang akan melangsungkan penerbangan dari sana harus ditunda.

Sebagian penumpang memang kurang suka ketika jam terbangnya harus ditunda, seperti yang terjadi pada pria satu ini.

Kesal dan tak terima karena delay penerbangannya, seorang penumpang pria langsung marah dan mengeluarkan ancaman untuk meledakkan bom di bandara.

Pria itu mengatakan kepada seorang kru maskapai penerbangan bahwa dia membawa bom di dalam kopernya.

Kawasan Bandara Internasional Oackland
Kawasan Bandara Internasional Oackland (Flickr.com/Sharon Hahn Darlin)

Pria yang tak disebutkan namanya ini sangat marah karena penerbangannya harus ditunda, menurut laporan Kantor Sheriff Alameda County.

Atas kejadian ini, kawasan bandara menjadi ricuh.

Kemudian kru maskapai langsung menghubungi polisi untuk menghentikan keributan.

Ketika polisi tiba di tempat kejadian, tersangka langsung diamankan.

"Benar-benar tidak ada yang bisa menghibur orang ini," kata Sersan, Ray Kelly dari kepolisian Alameda County dalam sebuah pernyataan pada Mercury News.

Bandara Internasional Oakland kemudian menutup sementara terminal 1 pada Minggu (31/1/2021) sore selama dua jam sampai penjinak bom menyisir area tersebut.

Dilaporkan dalam Foxnews, penjinak bom menemukan barang bawaan penumpang pria itu dan memutuskan bahwa ancaman yang dikeluarkannya itu "tidak berdasar".

Penulis: Nurul Intaniar
Editor: Geafry Necolsen

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved