Sejarah Gudeg, yang Kini Jadi Kuliner Khas Kota Jogja

Ada yang bilang jika istilah gudeg diberikan oleh prajurit Mataram hingga salah satu orang Inggris yang tinggal di Jawa, tepatnya di Yogyakarta.

Editor: Geafry Necolsen
Tribunnews
Ada yang bilang jika istilah gudeg diberikan oleh prajurit Mataram hingga salah satu orang Inggris yang tinggal di Jawa, tepatnya di Yogyakarta. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Kota Jogja punya satu kuliner ikonik dan begitu melekat yakni gudeg.

Gudeg merupakan kuliner yang terbuat dari nangka muda dengan campuran santan dan rempah-rempah.

Tak heran jika kuliner khas Jogja ini selalu menjadi buruan warga lokal maupun wisatawan yang berkunjung.

Ada yang bilang jika istilah gudeg diberikan oleh prajurit Mataram hingga salah satu orang Inggris yang tinggal di Jawa, tepatnya di Yogyakarta.

Baca juga: Gudeg Yogyakarta Mbah Lindu yang Legendaris, Pernah Didokumentasikan Netflix

Baca juga: Rekomendasi Kuliner 8 Gudeg Enak di Solo, Salah Satunya Langganan Presiden

tribunnews
Setya Utomo atau dikenal mbah Lindu saat berjualan Gudeg di jalan Sosrowijayan Kota Yogyakarta (KOMPAS.com/ Wijaya kusuma)

Prajurit Mataram

Melansir laman Kompas.com, seorang Ahli Gizi Pusat Makanan Tradisional Universitas Gajah Mada (UGM), Murdijati Gardjito menjelaskan bahwa gudeg sudah ada sejak Yogyakarta pertama di bangun atau sejak 1819-1820.

Sekaligus menjadi masakan merakyat di Jawa, termasuk Yogyakarta.

Sekitar abad ke-16, prajurit Kerajaan Mataram mebuka hutan belantara yang terletak di Kotagede untuk pembangunan kerajaan.

Dalam hutan tersebut terdapat banyak pohon nangka dan kelapa.

Karena jumlah prajurit cukup banyak, maka nangka dan kelapa dimasak dalam jumlah yang banyak.

Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved