Travel Alert

Seluruh Tempat Wisata Klaten Ditutup Selama PPKM, Siap-Siap Kena Sanksi kalau Melanggar

Selama dua pekan, Pemkab Klaten telah secara resmi menutup seluruh tempat wisata di Klaten.

istimewa
Selama dua pekan, Pemkab Klaten telah secara resmi menutup seluruh tempat wisata di Klaten. 

Seluruh Tempat Wisata Klaten Ditutup Selama PPKM, Siap-Siap Kena Sanksi kalau Melanggar

TRIBUNTRAVEL.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten belum lama ini menerapkan kebijakan baru terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

PPKM tersebut dilaksanakan mulai 11-25 Januari 2021.

Selama dua pekan tersebut, Pemkab Klaten telah secara resmi menutup seluruh tempat wisata di Klaten.

Oleh sebab itu buat kamu yang sudah punya rencana untuk liburan bisa ditunda dulu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Klaten, Sri Nugroho mengatakan, pihaknya memberlakukan sejumlah sanksi bagi pengelola tempat wisata yang melanggar aturan penutupan.

“Sanksi teguran. Kalau sampai tiga kali, ditutup oleh Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten,” kata dia kepada Kompas.com, Minggu (10/1/2021).

Sementara untuk sanksi administratif seperti membayar denda, Nugroho mengatakan saat ini tidak ada sanksi seperti itu bagi pengelola tempat wisata.

Aliran sungai yang mengalir di restoran dan tempat wisata Watergong, Klaten, Jawa Tengah.(dok. Watergong)
Aliran sungai yang mengalir di restoran dan tempat wisata Watergong, Klaten, Jawa Tengah.(dok. Watergong) (dok. Watergong)

Adapun, penutupan dilakukan sesuai arahan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Klaten dan juga karena kasus Covid-19 yang kian meningkat.

Penutupan berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati Nomor 360/016/32 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten.

Seluruh jenis tempat wisata, mulai wisata alam, wisata air, hingga tempat wisata buatan, baik yang dikelola Pemkab maupun tidak, wajib tutup selama periode tersebut.

“Selama penutupan akan ada pantauan ke lokasi dan evaluasi,” tutur Nugroho.

TONTON JUGA:

Melalui SE tersebut, Pemkab Klaten tidak hanya berlakukan kebijakan pada tempat wisata namun juga sektor lain yang bergerak di sana.

Mengutip Klatenkab.go.id, tempat usaha/toko/mal/kuliner boleh tetap beroperasi hingga pukul 19.00 WIB. Untuk tempat kuliner, bagi yang ingin makan di tempat harus dibatasi kapasitasnya maksimal 25 persen.

Pemberian sanksi akan dilakukan bagi yang tidak menerapkan protokol kesehatan dan melanggar ketentuan jam operasional. Masyarakat yang tidak memakai masker akan disita KTP-nya selama satu bulan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved