Kuliner

Menambahkan Krimer Pada Kopi Bisa Merusak Diet? Ini Faktanya

Untuk mereka yang tidak terlalu suka rasa kopi yang terlalu kuat biasanya menambahkan krimer sebagai alternatif.

Editor: Geafry Necolsen
istimewa
Untuk mereka yang tidak terlalu suka rasa kopi yang terlalu kuat biasanya menambahkan krimer sebagai alternatif. 

TRIBUNTRAVEL.COM - Banyak alternatif kopi yang bisa dinikmati selain kopi hitam.

Untuk mereka yang tidak terlalu suka rasa kopi yang terlalu kuat biasanya menambahkan krimer sebagai alternatif.

Penambahan krimer pada kopi membuat rasa asam pada kopi jadi berkurang.

Namun, apakah krimer dapat merusak diet yang tengah kamu jalani?

Nikola Djordjevic, MD, seorang dokter keluarga bersertifikat memberikan pandangannya terkait krimer kopi.

Nikola mengatakan, untuk menilai makanan kita harus berpikir lebih holistik (memikirkan secara keseluruhan) terkait kebiasaan makan kita.

"Intinya, semuanya bisa membahayakan kesehatan jika kita meminumnya terlalu banyak," katanya.

"Itulah mengapa hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk kesehatan kita adalah menjadi moderat dalam segala hal yang kita lakukan,” imbuhnya.

Jika tetap berpegang pada ukuran porsi satu sendok makan krim kopi per hari, dan diet yang dijalani secara keseluruhan tidak penuh dengan lemak trans dan gula, maka konsumsi krimer dalam jumlah sedang tidak perlu dikhawatirkan.

Namun, jika kamu mengonsumsi kopi dan krimer lebih dari satu kali per hari, kandungan lemak dan gula yang kamu konsumsi mungkin akan menjadi lebih tinggi.

Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved